Seksologi

Seksologi dr Oka Negara, FIAS

Pelajar SMP Cari PSK Keluhkan Kencing Nanah

 Minggu, 28 Agustus 2022, 14:39 WITA

beritabali.com/ist/Pelajar SMP Cari PSK Keluhkan Kencing Nanah

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

“Dok, ini keponakan saya bilang kalau pipis sakit dan keluar nanah dari kelaminnya. Bandel dia ini dok, umur segini sudah cari PSK, ikut-ikutan teman-temannya. Apa ini dia sudah kena sifilis, Dok?” tanya seorang dewasa yang datang ke klinik mengantar dua orang yang masih ABG atau remaja.

Ada yang unik dan membuat miris siang itu, saat di hadapan saya ada dua orang remaja laki-laki usia belasan dan satu orang dewasa yang mengantarkan keduanya. Tebakan saya, kedua remaja ini masih pelajar SMP, mungkin berusia sekitar empat belas tahun. Dan tebakan saya benar, yang satu, sebut saja namanya Kadek, usianya memang empat belas tahun, satu lagi Ketut, sahabatnya, juga berusia empat belas tahun. 

Keduanya adalah sahabat bermain di rumah yang kebetulan juga satu sekolah. Keduanya kelas dua SMP. Satu lagi, adalah paman dari Kadek, yang mengantar mereka berdua datang jauh-jauh dari Singaraja untuk bertemu dengan saya.

Terlihat Kadek masih terlihat malu-malu dan agak sungkan saat bertemu saya, sementara Ketut terlihat lebih santai. Saya menebak lagi, bahwa yang sedang bermasalah adalah Kadek, dan memang benar. Lalu apanya yang unik? Dan apa yang membuat miris? 

“Keponakan saya ini bandel, Dok” adalah kalimat yang diucapkan lagi oleh Si Paman saat semuanya dipersilakan duduk. 

“Kecil-kecil sudah kena sifilis” lanjut Si Paman. 

Kadek terlihat tersipu malu tetapi sambil memalingkan mukanya. Saat itu juga, saya dibuat terkejut, tetapi tetap saya tahan diri untuk tetap terlihat tenang. Mendampingi remaja dan berbagai permasalahannya memang sudah menjadi panggilan hati saya. 

Dan kasus seperti ini bukanlah kasus yang langka, tetapi tetap unik dan menarik untuk dihadapi, walau bikin miris hati. Setelah saya balas semua kalimat pembuka, menyapa Kadek dan Ketut dengan terbuka agar mereka nantinya mau cerita dengan lepas, saya lanjutkan dengan menuliskan beberapa data diri dan keterangan yang saya perlukan di lembar catatan pasien. 

“Coba Kadek ceritakan, apa keluhannya?” sebuah pertanyaan pembuka yang saya tanyakan. Kadek tadinya masih malu menjawab, sampai akhirnya mau bicara setelah Ketut setengah memaksanya. 

“Awake jeg cerita nae ajak Om Dokter, jujur gen, care ake pidan ne,” ucap Ketut. 

Itu ucapan Ketut artinya adalah meminta Kadek untuk bercerita apa adanya kepada saya, jujur saja, seperti saat dulu dia pernah mengalami hal yang sama. Berarti Ketut juga pernah mengalami hal yang sama sebelumnya, ini malah menambah keterkejutan saya, sementara Si Paman saya lirik terlihat tersenyum-senyum.

“Iya, diceritakan saja, jangan ada yang ditutupi, itu akan lebih baik,” saya mengangguk ringan sambil memberi senyuman. 

Selanjutnya memang diceritakan semuanya oleh Kadek, dengan ditambahkan oleh Ketut, dan sesekali juga dibenarkan oleh Si Paman. Rupanya Si Paman sangat dekat dengan keduanya. 

Kadek menyampaikan keluhan, kencingnya sakit dan keluar nanah. Dia menyebut dirinya terkena penyakit sifilis. Ternyata walau masih duduk di bangku SMP, sudah sering melakukan hubungan seksual. 


Halaman :






Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending