Hukrim

Dilarang Sembayang ke Pura, Mahasiswi Tewas Gantung Diri

 Selasa, 13 September 2022, 09:21 WITA

beritabali/ist/Dilarang Sembayang ke Pura, Mahasiswi Tewas Gantung Diri.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, NTB. 

Gara-gara dilarang ikut sembahyang ke Pura dan ditugaskan jaga rumah, NP (22 tahun) mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) nekat gantung diri di pintu kayu kamar rumahnya.



Korban ditemukan oleh IKA (28 tahun) kakaknya, tergantung menggunakan selendang warna merah di kayu pintu kamar di Jalan Miru Nomor 21 Lingkungan Karang Jangu Kelurahan Sapta Marga Kecamatan Cakranegara Mataram, Sabtu (10/9) pukul 19.30 WITA.

Kapolsek Sandubaya, Kompol Moh Nasrullah menjelaskan kronologi kejadian. Korban sempat meminta izin ibunya inisial NLSA (60 tahun) untuk ikut pergi sembayang ke Puta Datar bersama keluarga. 

Namun ibu korban ini melarang NP ikut berangkat ke pura. Ia diminta menjaga rumah, sedangkan keluarga lain berangkat bersembayang. 

"Ibu korban menyuruh untuk menjaga rumah, selanjutnya di tinggal pergi oleh ibu dan kakaknya," tutur Nasrullah, dihubungi via WhatsApp, Senin (12/9).

Tetapi saat kakak korban pulang, menurut Nasrullah, ia langsung kaget dengan penemuan tubuh NP yang sudah lemas tergantung. Kebetulan pula, IKA ini pulang duluan meninggalkan keluarga lain yang masih bersembayang di pura. 

Saat itu pula, IKA langsung menurunkan tubuh adiknya tersebut seorang diri. Selanjutnya menelepon meminta bantuan keluarga lain guna membawa korban ke Rumah Sakit Risa Sentra Medika Mataram. Tetapi korban sudah tidak bisa diselamatkan tim medis. 


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.