News

94 Sulinggih di Tabanan Ikuti Vaksinasi Covid-19

 Selasa, 30 Maret 2021, 23:15 WITA

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Tabanan. 

Program vaksinasi di Kabupaten Tabanan mulai menyasar sulinggih. Sebanyak 94 orang sulinggih">sulinggih diundang dan difasilitasi oleh Dinas Kesehatan di Griya Gede Tuakilang, Banjar Tuakilang Baleran, Desa Denbantas dengan petugas vaksinator dari fasilitas layanan kesehatan Rumah Sakit Bakti Rahayu, Selasa (30/3). 

Tidak semuanya bisa mendapatkan vaksin karena memiliki riwayat kesehatan, apalagi usianya rata-rata 60 tahun ke atas. Kepala Bidang Penanganan Penyakit Menular (P2M) dr I Ketut Nariana mengatakan, vaksinasi masih terus dilaksanakan di 29 fasyankes yang disiapkan. 

Dimana setelah rampung vaksinasi-covid-19">vaksinasi-covid-19">vaksinasi covid-19 tahap pertama menyasar tenaga kesehatan (nakes), kini juga masih terus berjalan pelayanan vaksinasi petugas pelayanan publik termasuk mulai menyasar sulinggih, pemangku dan lansia. 

"Semoga semua lancar, jika ada yang dapat rekomendasi dari dokter dan tidak bisa divaksin hari ini, kami akan jadwalkan ulang," terangnya. 

Lanjut dikatakan Nariana, sampai saat ini dari target 85 ribu untuk pelaksaanan vaksinasi tahap 1 dan II yang menyasar nakes dan petugas layanan publik, baru terealisasi 30 ribu. 

"Ketersediaan vaksin">vaksin sekarang sekitar 6.000 dosis, dengan jumlah itu sekarang atau besok sudah pasti habis, dan kami masih terus usulkan ke Provinsi untuk penambahan vaksin," terangnya. 

Ketua Perkumpulan Darma Upadesa Pusat Nusantara cabang kabupaten Tabanan - Lampung, Ida Bagus Yudiana Atmaja mengatakan, seharusnya total ada 108 sulinggih lanang istri, yang ada di Kabupaten Tabanan">Tabanan. Namun dari jumlah itu ada yang tidak mengikuti vaksinasi lantaran usia yang sudah sangat tua.

"Terutama yang usia 89 tahun ke atas tidak ikut vaksinasi, dan dari total 108 itu hanya 94 yang memenuhi undangan vaksinasi, tetapi kembali lagi hasil screening, ada yang punya riwayat sakit ada juga yang membawa rekomendasi dokter yang merawat untuk tunda vaksinasi, selain juga ada yang sedang muput," jelasnya. 

Penulis : bbn/tab