News

Million Meals Paddle, Berbagi Lewat Lomba Dayung

 Sabtu, 01 Oktober 2022, 22:07 WITA

bbn/ADV/Million Meals Paddle, Berbagi Lewat Lomba Dayung

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

Scholars of Sustenance Indonesia, yayasan penyelamatan pangan yang telah beroperasi di Bali sejak tahun 2017, menyelenggarakan acara “Million Meals Paddle” pada Sabtu (24/09). Acara yang berupa Lomba dayung 10 km dimulai dan di akhiri di Rip Curl School of Surf Sanur berlokasi di Parama sanur Beach Hotel. 

Empat kategori yang dapat diikuti peserta tahun ini adalah Stand-Up Paddle Board, Surf Board, Canoe/Kayak, and Double Canoe/Kayak. Tujuan acara ini adalah menggalang dana untuk memberi akses pangan pada yang membutuhkan termasuk, panti asuhan, rumah bagi penderita cacat, korban bencana alam maupun komunitas berpenghasilan rendah dan rentan lainnya di seluruh Bali dan secara bersamaan melindungi lingkungan dengan mengurangi jumlah sampah makanan yang dibuang ke TPA.

Lebih dari 50 peserta berkumpul di Rip Curl School of Surf berlokasi di Prama Sanur Beach Hotel sejak jam 6.00   pagi guna registrasi, kemudian dilanjutkan dengan acara briefing sebelum dayung dimulai serta pembukaan acara secara resmi oleh Bapak Ida Bagus Gede Sidharta Putra, MBA yang lebih dikenal dengan nama Gusde, pemilik Santrian Group of Hotels dan Ketua dari Yayasan Pembangunan Sanur.

Para peserta Warga Negara Asing (WNA) dan lokal menunggu dengan antusias di titik start di pantai Sanur yang indah saat perhitungan countdown untuk 10 km lomba dayung dimulai pada jam 7.00 pagi. 



Para atlet peselancar muda professional tampak bergabung dan turut meramaikan acara ini seperti Patrik Duke, Ryuki Waida dan Lidia Kato. 

Philip Duke peselancar professional junior berusia 13 tahun yang mengikuti kategori Surf Board dan sudah berselancar sejak usia 4 tahun mengutarakan kegembiraannya mengikuti acara charity ini. 

“Saya ingin membantu mereka yang membutuhkan, dan bila ada acara seperti ini lagi, saya ingin berpartisipasi lagi. Acara ini sungguh menyenangkan, walau sedikit melelahkan” ujarnya.

Ryuki Waida, peselancar berusia 19 tahun yang telah mengikuti berbagai turnamen di Indonesia dan luar negeri tampak besemangat mengikuti acara ini, “Acara ini sangat luar biasa karena kita semua dapat berkumpul untuk charity. 

Menurut Ryuki yang merupakan adik dari peselancar handal nasional Rio Waida, “Saya juga ingin membantu masyarakat Indonesia terutama Bali. Agar publik dapat ikut serta membantu mereka yang membutuhkan, pihaknya berharap acara semacam ini dapat diselenggarakan secara rutin di Bali” 

Mayoritas peserta setuju bahwa acara ini sangat menyenangkan dan mereka senang bisa turut ambil bagian terutama karena mereka bisa embantu masyarakat yang membutuhkan melalui partisipasi ini.

“Luar Biasa” tutur Kevin Girard General Manager sebuah hotel asal Kanada yang bergabung dalam kategori Stand Up Paddle.

“Sangat senang bisa berbagi dengan sesama” ujar Jorgen de Roos pelajar asal Netherlands

“10 km Stand Up Paddle sangat menyenangkan juga sulit. Saya tidak menyerah tetapi memberikan seluruh kemampuan saya. Seluruh set up acara untuk pengunjung, acara lelang, yoga, massage, dan entertainment untuk anak anak sungguh bagus. Terima kasih untuk membuat acara ini terjadi” – Nikolaj Jensen pemilik NicK Tours agency di Sanur yang mengikuti kategori Stand Up Paddle Board.


Halaman :





Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending