News

Facebook Siap Blokir Berita Kanada Akibat Aturan di Negara Itu

 Senin, 24 Oktober 2022, 15:36 WITA

bbn/Suara.com/Facebook Siap Blokir Berita Kanada Akibat Aturan di Negara Itu

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Dunia. 

Facebook kemungkinan akan melarang berbagi berita di Kanada jika negara tersebut mengesahkan undang-undang, yang memaksa perusahaan membayar outlet berita untuk konten mereka.

Dikutip The Verge dari The Wall Street Journal, Senin (24/10/2022), dalam sebuah posting yang dibagikan perusahaan induk Facebook Meta mengatakan, Undang-Undang Berita Online Kanada yang diusulkan secara keliru menganggap bahwa "mendapatkan keuntungan yang tidak adil dari hubungannya dengan penerbit."



Pertama kali diperkenalkan pada April, Undang-Undang Berita Online memaksa platform online, seperti Facebook dan Google untuk berbagi pendapatan dengan penerbit tempat mereka mengumpulkan berita.

Tujuan dari RUU ini adalah untuk memastikan outlet berita mendapat kompensasi yang adil untuk pekerjaan mereka.

Komite Warisan House of Commons Kanada mengadakan pertemuan tentang undang-undang tersebut minggu lalu, tetapi Meta mengatakan tidak diundang.

Jika jenis hukum ini terdengar familier, itu karena Australia memperkenalkan yang serupa tahun lalu, disebut News Media Bargaining Code, yang juga mengharuskan Facebook dan Google membayar berita yang disertakan di platform.

Meskipun Australia akhirnya mengesahkan undang-undang tersebut, itu bukan tanpa penolakan yang signifikan dari Facebook dan Google.

Facebook mematikan berbagi berita di negara itu sebagai tanggapan dan Google mengancam akan menarik mesin pencarinya dari negara tersebut.


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.