News

10 Mahasiswa Ditahan karena Blokade Jalan Dijenguk Gubernur

 Kamis, 19 Mei 2022, 12:40 WITA

beritabali/ist/10 Mahasiswa Ditahan karena Blokade Jalan Dijenguk Gubernur.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Selanjutnya dari Politeknik Mataram, berinisial AK (21 tahun), dan SU (21 tahun). Kemudian ada dari Universitas Muhammadiyah Bima, berinisial SA (25 tahun), dan MA (22 tahun).

Tiga lainnya, MU (23 tahun) dari Universitas Mataram, MR (19 tahun) dari Universitas Muslim Indonesia Makassar, dan AAM (22 tahun) dari Universitas Islam Makassar.

Sepuluh aktivis mahasiswa yang ditahan ini diberangkatkan dari Polres Bima menggunakan bus polisi dengan pengawalan ketat anggota dari Sabhara dan Brimob. 

Dalam penanganan di Polres Bima, mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 192 KUHP Juncto Pasal 63 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 38/2004 tentang Jalan, dengan ancaman hukuman 9 tahun sampai 15 tahun penjara dan denda Rp2 Miliar.

Awalnya aksi mahasiswa ini dimulai sejak Senin (9/5) hingga Kamis (12/5). .

Pihak TNI dan Polri sebelumnya sudah memberikan ruang massa aksi untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah. Namun karena merasa belum puas, aksi blokir jalan terus berlanjut.

Karena dirasa menganggu situasi keamanan dan ketertiban, kepolisian akhirnya mengundang  seluruh pihak dengan menghadirkan tokoh masyarakat dan adat di Kabupaten Bima.

Akhirnya, polisi bersama TNI pada Kamis (12/5), menangkap 10 orang dari kerumunan massa yang diduga berperan sebagai provokator aksi. Usai penangkapan, pihak kepolisian dan TNI berhasil membuka blokir jalan.
 

Penulis : bbn/lom


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.