Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pesan dari Seniman Pembuat Barong dari Bahan Bekas untuk Ngelawang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seniman daur ulang atau recycle I Gusti Lanang Mantra kembali membuat satu karya unik bertepatan dengan hari raya Galungan dan Kuningan.
Kali ini ia membuat karya berupa Barong Ket yang terbuat dari bahan bekas seperti plastik bekas, kain bekas dan berbagai bahan bekas lainnya.
Baca juga:
Tradisi Ngelawang Barong Isi Liburan Sekolah
Barong tersebut bahkan telah ditarikan dalam tradisi "ngelawang" keliling Desa oleh anak-anak sanggar binaannya.
"Kemarin dan hari ini dipakai ngelawang oleh anak-anak sanggar seni binaan kami berikut dengan gambelannya," ujar pria asal Banjar Menanga Kawan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem itu, Minggu (15/1/2023).
Ia mengatakan, ada pesan di balik dibuatnya replika "Barong Ket" tersebut, sambil dipergunakan untuk ngelawang sebagai tradisi juga untuk mengampanyekan kepada masyarakat agar peduli terhadap lingkungan terutama masalah sampah plastik.
"Di balik karya ajik, kita ingin menyadarkan masyarakat tentang lingkungan khususnya mengenai sampah plastik ini," imbuhnya.
Dalam proses pembuatannya, ide untuk membuat replika Barong Ket dari bahan bekas tersebut muncul dua hari sebelum hari raya Galungan. Namun karena berbagai kesibukan akhirnya replika Barong baru selesai menjelang Hari Raya Kuningan dan langsung dipergunakan untuk ngelawang keliling Desa setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
6.532 Warga Turun ke Jalan, Tabanan Gelar Grebeg Sampah Serentak
Dibaca: 6608 Kali
Pelajar Tabanan Raih Prestasi Nasional FLS2N 2025, Bupati Sanjaya Bangga
Dibaca: 5445 Kali
Turis Somalia Ngamuk Tuduh Sopir Curi HP, Ternyata Terselip di Jok Mobil
Dibaca: 4890 Kali
Gudang BRI Ubud Ambruk Akibat Longsor
Dibaca: 4704 Kali
ABOUT BALI
Film Dokumenter Hidupkan Kembali Sejarah Tari Kecak di Bedulu
Makna Tumpek Landep Menurut Lontar Sundarigama
Tari Sanghyang Dedari Nusa Penida Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Mengenal Tetebasan Gering, Topik Menarik di Festival Lontar Karangasem