News

Asisten Senior Istana Raja Charles Mundur Gegara Kasus Rasialis

 Kamis, 01 Desember 2022, 07:21 WITA

beritabali.com/cnnindonesia.com/Asisten Senior Istana Raja Charles Mundur Gegara Kasus Rasialis

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Dunia. 

Seorang anggota senior keluarga Kerajaan Inggris mundur setelah membuat komentar yang berbau rasis kepada seorang wanita pada resepsi di Istana Buckingham.

Ngozi Fulani, yang lahir di Inggris dan bekerja untuk kelompok pendukung kekerasan dalam rumah tangga, menulis di Twitter bahwa ajudan kerajaan telah berulang kali bertanya kepadanya: "Dari Afrika mana Anda berasal?" ketika dia menghadiri acara yang diselenggarakan oleh istri Raja Charles III, Camilla, pada Selasa (29/11) lalu.



"Kami menangani insiden ini dengan sangat serius dan telah menyelidiki segera untuk menetapkan perincian lengkap. Dalam hal ini, komentar yang tidak dapat diterima dan sangat disesalkan telah dibuat," kata juru bicara Istana Buckingham dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Kamis (1/12).

Juru bicara itu mengatakan individu yang bersangkutan, yang disebut oleh Fulani sebagai Lady SH, ingin meminta maaf atas luka yang ditimbulkan. Baik Fulani maupun istana tidak mengidentifikasi ajudan yang dimaksud, dengan juru bicara mengatakan individu tersebut tak akan memberikan komentar apapun.

Media Inggris mengatakan sosok yang melontarkan kalimat rasis tersebut adalah Lady Susan Hussey, ibu baptis putra Raja Charles III, Pangeran William. Juru bicara William mengaku sangat kecewa mendengar kejadian tersebut.

"Jelas, saya tidak ada di sana, tetapi rasisme tidak memiliki tempat di masyarakat kita," kata juru bicara tersebut. "Komentar itu tidak dapat diterima, dan benar bahwa individu tersebut telah menyingkir dengan segera."

Mengutip AFP, ibu baptis Pangeran William itu menjerumuskan Istana Buckingham ke dalam perselisihan rasisme baru. Pengunduran diri Susan Hussey datang tepat ketika William dan istrinya Kate melakukan kunjungan pertama mereka ke Amerika Serikat dalam delapan tahun terakhir.

William tidak terlibat dalam keputusan itu tetapi "yakin itu tindakan yang tepat untuk diambil", tambah juru bicara William.

Hussey, 83, adalah mantan dayang lama mendiang nenek William, Ratu Elizabeth II dan pernah menjadi punggawa Permaisuri Camilla. Dia adalah salah satu dari enam wali baptis William.


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.