Hukrim

Sidang Arka Wijaya, Notaris Akui Lakukan Kelalaian

 Rabu, 28 Februari 2024, 03:39 WITA

beritabali/ist/Sidang Arka Wijaya, Notaris Akui Lakukan Kelalaian.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Buleleng. 

Ada yang berbeda dari proses persidangan Gede Putu Arka Wijaya alias Jro Arka berkaitan dengan laporan pidana BPR Nur Abadi. 

Saat sidang kembali digelar Senin 26 Februari 2024, terungkap fakta baru berkaitan dengan mencuatnya kasus tersebut akibat kelalaian notaris hingga menyebabkan terdakwa harus dijemput dan ditangkap polisi beramai-ramai hingga mendekam di Lapas Kelas IIB Singaraja.

Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Singaraja, Arka Wijaya didampingi Tim Penasehat Hukum I Wayan Gendo Suardana DKK dan menghadirkan sejumlah saksi-saksi diantaranya, Putu Arimbawa selaku pemilik dan penjual tanah, Putu Dody Prahiya selaku pembeli tanah milik  Putu Arimbawa serta Nyoman Edi Kurniawan,SH., M.Kn., selaku Notaris.

Terungkapnya fakta baru dalam persidangan itu saat saksi Arimbawa memberikan keterangan di hadapan Mejelis Hakim yang dipimpin Heriyanti yang juga Kepala PN Singaraja, dimana Arimbawa menyebutkan, saat penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) kosong bersama Arka Wijaya

“Iya, ini tanda tangan saya,” ujarnya menunjuk dokumen AJB dihadapan sidang.

Saksi Arimbawa saat dicecar sejumlah pertanyaan oleh Penasehat Hukum Arka Wijaya membenarkan tidak di hadapan notaris menandatangani AJB. 

“Saat tanda tangan AJB apakah di hadapan notaris, kalau tidak ada notaris, siapa yang memerintahkan untuk tanda tangan AJB?" tanya Wayan Gendo Suardana, penasihat hukum terdakwa. "Staf Notaris, bukan Jro Arka” jawab saksi Arimbawa.


Halaman :





Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Bupati Buleleng 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending