Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Aremania Tak Puas Perkembangan Penyidikan Tragedi Kanjuruhan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tim Gabungan Aremania (TGA) mengkritik penyidikan tragedi Kanjuruhan, di Malang, Jawa Timur, yang terjadi pada 1 Oktober 2022. Mereka menilai penyidikan tak ada perkembangan signifikan.
"Tidak ada progress. Kami sebagai masyarakat belum bisa melihat perubahan signifikan, dari perkara yang belum dilimpahkan dulu, dengan yang sudah dilimpahkan untuk kedua kalinya," kata pendamping hukum TGA Anjar Nawan Yusky, Senin (28/11).
Anjar menyebut saat ini berkas penyidikan laporan model A yang dibuat Polda Jatim memang sudah diperbaiki penyidik, setelah sempat dikembalikan jaksa karena belum lengkap.
Namun, kata Anjar, TGA tak melihat perbaikan yang berarti dari perbaikan berkas itu. Sebab, tak ada pasal tambahan dan tersangka baru.
Sementara itu, diketahui saat ini ada enam tersangka dalam kasus tragedi Kanjuruhan. Mereka dijerat dengan Pasal 359 KHUP dan atau Pasal 360 KUHP tentang kelalaian.
TGA menilai para tersangka pantas dijerat dengan Pasal 338 dan 340 KUHP tentang pembunuhan dan pembunuhan berencana.
"Perkara yang belum direvisi berkasnya dengan yang sudah, kalau kami lihat tidak ada perubahan yang signifikan. Tersangka tetap yang itu, pasalnya juga tetap kelalaian itu," tuturnya.
Selain itu, Anjar mengatakan semestinya polisi kembali melakukan gelar perkara. Sebab, gelar perkara sebelumnya dianggap tak sesuai dengan kejadian sebenarnya.
Menurutnya, gelar perkara harus diulang sesuai fakta, bukti rekaman video, dan saksi mata di lokasi. Anjar mengatakan gelar perkara janggal karena tak ada satupun tembakan gas air mata yang dilontarkan ke arah tribun penonton saat reka adegan.
TGA pun berencana akan kembali beraudiensi dengan mendatangi Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada 1 Desember mendatang.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
6.532 Warga Turun ke Jalan, Tabanan Gelar Grebeg Sampah Serentak
Dibaca: 6608 Kali
Pelajar Tabanan Raih Prestasi Nasional FLS2N 2025, Bupati Sanjaya Bangga
Dibaca: 5445 Kali
Turis Somalia Ngamuk Tuduh Sopir Curi HP, Ternyata Terselip di Jok Mobil
Dibaca: 4890 Kali
Gudang BRI Ubud Ambruk Akibat Longsor
Dibaca: 4704 Kali
ABOUT BALI
Film Dokumenter Hidupkan Kembali Sejarah Tari Kecak di Bedulu
Makna Tumpek Landep Menurut Lontar Sundarigama
Tari Sanghyang Dedari Nusa Penida Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Mengenal Tetebasan Gering, Topik Menarik di Festival Lontar Karangasem