Wisata

Beritabali.com, Denpasar

Walikota : Lestarikan Pembuatan Keris Tradisional

 Rabu, 16 November 2016, 16:23 WITA

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS



Pembuatan keris ini tidak untuk diperjual belikan, hanya untuk pusaka dan pesanan. Tentunya dari segi nilai budaya sangat tinggi, untuk itu perlu dilestarikan kelangsungannya, imbuhnya.



Rai Mantra menegaskan akan membuat program konservasi bagi pengerajin besi yang langka. Sehingga konsep pembangunan global tidak hanya dilihat dari kekinian namun dilihat dari sejarah awal keberadaannya.


Melalui program konservasi, kedepannya kita harap ini mampu membangkitkan pande pusaka yang langka seperti pande keris sehingga bisa bangkit dan berkembang, kemudian tetap lestari, ujarnya.

Sementara pemilik pembuatan keris tradisonal, I Ketut Suwandi, mengatakan, pembuatan keris yang dilakukan oleh kedua anaknya yaitu Made Gde Suardika dan Nyoman Gede Eka Saputra, hanya untuk keperluan di pura dan pusaka.

Sebelum menjadi pande keris kedua anak saya mengalami sakit. Setelah membuat keris pusaka, mereka akhirnya sembuh, kata Suwandi.




Suwandi menambahkan, keris yang dibuat di tempatnya bukan dijual untuk kepentingan komersial tapi hanya untuk pusaka. Satu keris biasanya dibuat dalam jangka waktu lama sampai 6 bulan. (ctg)

Penulis : bbn/rob


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending