News

NTB Masih Kekurangan Spesialis Anestesi dan Terapi Intensif

 Sabtu, 22 Januari 2022, 23:40 WITA

beritabali/ist/NTB Masih Kekurangan Spesialis Anestesi dan Terapi Intensif.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sementara itu, Ketua Perdatin NTB, dr Suryadi meminta agar Wakil Gubernur mendukung dan mensuport kegiatan dan program para dokter spesial ini. "Seperti seminar melalui webinar dan kegiatan lain," kata Suryadi.

Disampaikannya, Perdatin awalnya tergabung dengan Persatuan Dokter Ahli. Namun, Juni tahun lalu telah dibentuk secara terpisah.

"Di NTB jumlah anggotanya sangat sedikit. Hanya ada 23 dokter se-NTB," ujar dokter suryadi.

Wakil Gubernur NTB, Dr  Sitti Rohmi Djalilah menerangkan, RSUP Provinsi telah memiliki berbagai fasilitas kesehatan di bidang kedokteran yang canggih, termasuk SDM.

"Semoga kedepan Perdatin lebih maju, lebih bermanfaat utk masyarakat dan lebih baik lagi," tutup mantan ketua DPRD Lombok Timur tersebut.

"Di bidang kedokteran juga sudah mumpuni. Kita tidak perlu berobat jauh keluar daerah, karena memang fasilitas dan teknologi kedokteran kita sudah lengkap," sambungya.

Oleh sebab itu, perlu secara masif di sosialisasi dan dipublikasikan kepada publik. Bahkan diharapkan kedepan, RSUP dapat menjadi pusat layanan kesehatan di Indonesia bagian timur.

Penulis : bbn/lom


Halaman :