Opini

Soal Kawin dengan Keris: Pelanggaran UU Perkawinan

 Rabu, 19 Januari 2022, 14:40 WITA

bbn/baliheadline.com/ilustrasi/Soal Kawin dengan Keris: Pelanggaran UU Perkawinan.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Eksekusi jangka panjang adalah, Majelis Desa Adat dan PHDI Bali punya "pekerjaan rumah" untuk merumuskan regulasi adat berkaitan dengan masalah ini. Solusi konsep "pade gelahang" mesti disosialisasikan meluas ke bawah dengan petunjuk teknisnya. 

Sebaiknya juga dibuat aturan soal dokumen perjanjian tertulis memperkuat implementasi "nyentana" dan "pade gelahang" agar tak menimbulkan masalah di kemudian hari. Para bendesa dan kelian tempek ke depan agar lebih proaktif dan sigap melihat perkembangan kramanya di lapangan. 

Mesti dikomunikasikan dan dicegah kasus-kasus serupa ini muncul ke depan. Jika tidak, secara tak langsung, kita ikut menanam saham atas "status perkawinan ilegal dari sisi hukum negara, serta masa depan jabang bayi tersebut." 

Atas dasar otoritas dan kewenangan yang dimiliki, bendesa jangan ragu bertindak. Pada sisi inilah kompetensi kepemimpinan adat diperlukan: mencegah munculnya kasus adat.

Demikian semoga pikiran yang baik datang dari segala arah. Semoga keluarga lelaki tergerak dan bisa mencari jalan keluar demi masa depan si jabang bayi. Swaha!

Penulis

I Gusti Putu Artha

Penulis : bbn/opn


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending