News

Arya Wedakarna Diminta Stop Ngaku-Ngaku Raja Majapahit

 Jumat, 18 November 2016, 02:11 WITA

bbn/file

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 
Beritabali.com, Denpasar. Tokoh Puri Jembrana, AA Gde Benny Sutedja, yang juga putra dari  Gubernur Bali Pertama, Anak Agung Bagus Sutedja, meminta tokoh muda Bali yang juga senator asal Bali, Arya Wedakarna, berhenti mengaku-ngaku sebagai Raja Majapahit.
 
Hal ini dikatakan Tokoh Puri Jembrana, AA Gde Benny Sutedja, pada acara bedah buku "Kisah Penculikan Gubernur Bali, Sutedja, 1966, di Hotel Inna Bali, Jalan veteran Denpasar, Jumat (20/5/2016).
 
"Saya minta agar Arya Wedakarna stop mengaku-ngaku sebagai Raja Majapahit Bali, keturunan trah Dalem Kepakisan. Uli Dije Tekane to ? (darimana datangnya (asal usul) itu?),"ujarnya.
 
Menurut Benny, hal itu harus dilakukan karena erat kaitannya dengan sejarah. Menurut Benny, sejarah harus disampaikan secara benar dan jujur, tidak ada pembohongan publik dan politik.
 
"Kita harus bicara jujur saat bicara sejarah. Arya Wedakarna agar jangan lagi mengaku-ngaku sebagai Raja Majapahit, saya tahu asal-usulnya, saya tahu betul siapa bapaknya, jadi jangan lakukan pembohongan publik lagi kepada masyarakat. Kalau tidak terima, cari saya di Kota Negara (Jembrana)," tegasnya.
 
Arya Wedakarna, dalam berbagai kesempatan dan di media massa menyebut diri dengan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III His Royal Majesty KING OF MAJAPAHIT BALI SRI WILATIKTA TEGEH KORI KRESNA KEPAKISAN XIX.
 
Wedakarna yang kini menjadi senator ini mengaku sebagai Raja Majapahit. Dia mengklaim telah dilantik sebagai Raja Majapahit Bali, sejak 31 Desember 2009 di Pura Besakih, Bali, dengan gelar Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan I.[bbn/psk]

Penulis : bbn/psk

Editor : Tantri




Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending