Hukrim

Kasus Arka Wijaya Bergulir di Pengadilan, Terindikasi Adanya Kriminalisasi

 Rabu, 07 Februari 2024, 09:33 WITA

beritabali/ist/Kasus Arka Wijaya Bergulir di Pengadilan, Terindikasi Adanya Kriminalisasi.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Buleleng. 

Dugaan atau indikasi kriminalisasi pada kasus yang menimpa Gede Putu Arka Wijaya dengan nomor perkara 13/Pid.B/2024/PN segera terungkap dalam sidang perdana, Selasa 6 Februari 2024 di Pengadilan Negeri (PN) Singaraja. 

Hal ini lantaran kasus yang semestinya ditangani secara perdata malah dipaksanakan ke ranah pidana. Demikian diungkapkan kuasa hukum Arka Wijaya, I Wayan ‘Gendo’ Suardana, S.H., M.H., didampingi kuasa hukum lainnya, I Gede Nengah Suta Astawa, S.H., MH., I Made Juli Untung Pratama, S.H., M.Kn., dan  Anak Agung Gede Surya Jelantik, SH.

Sidang perdana yang dipimpin oleh Ketua PN Singaraja Heriyanti, S.H. M.Hum sebagai ketua majelis, Ni Made Kushandari, S.H., M.Hum dan I Gusti Made Juliartawan, S.H., M.H sebagai anggota majelis diawali dengan pembacaan dakwaan dari Penuntut Umum, Kadek Adi Pramarta, SH didampingi Isnarti Jayaningsih, SH.

Dalam membacakan tuntutannya, JPU Kejari Buleleng, Kadek Adi Pramarta, SH, menjerat terdakwa Jro Arka dengan pasal 372 KUHP atau kedua pasal 378 KUHP atau ketiga pasal 14 ayat (2) UU No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

“Perkara ini semestinya masuk ke perkara Perdata. Dan tuduhan-tuduhan yang disampaikan oleh JPU itu wajib untuk dibuktikan. Saya tegaskan lagi, sebetulnya ini adalah perkara perdata yang kemudian dipaksakan menjadi perkara Pidana, sehingga itu yang nanti kita uji," tegas Gendo usai pelaksanaan sidang pada sejumlah wartawan.

Gendo selaku kuasa hukum terdakwa menegaskan proses peradilan yang dilakukan tersebut menjadi peradilan yang benar-benar menemukan kebenaran materiil. 

"Kalau sudah secara perdata sudah terjadi bahwa itu adalah hutang piutang, wanprestasi, kemudian dilaporkan lagi dengan persoalan penggelapan dan lain-lain ini kan menjadi kabur. Kita buktikan nanti, makanya kami percepat saja, mari kita buktikan di persidangan," ungkapnya.


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami




Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Bupati Buleleng 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending