About Bali

Sejarah Tari Rejang Sutri, Diyakini Meluluhkan Dendam Gede Mecaling

 Senin, 19 Desember 2022, 13:28 WITA

beritabali/ist/Sejarah Tari Rejang Sutri, Diyakini Meluluhkan Dendam Gede Mecaling.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Gianyar. 

Bendesa Adat Batuan, Nyoman Megawan menjelaskan, sejarah Tari Rejang Sutri diyakini awalnya sebagai penetralisir sasih gering yang ditandai dengan berjangkitnya berbagai macam penyakit.



Cikal bakal dipentaskannya Rejang Sutri, diperkirakan bermula pada abad ke-17 sekira Tahun 1658.

Adalah Ida Sri Aji Maha Sirikan menduduki tahta kerajaan Timbul yang diberikan oleh Raja Mengwi. Sebelum menduduki tahta, beliau terlebih dahulu meninjau wilayah. Dalam peninjauan tersebut terdengar masih ada pengikut Balian Batur yang bernama Gede Mecaling tinggal di Tegalinggah Banjar Jungut. 

Gede Mecaling terkenal suka mengusik ketentraman masyarakat, sehingga bermaksud diusir. Sri Aji Maha Sirikan kemudian memerintahkan I Dewa Babi untuk mengusir Gede Mecaling. 

Terjadilah pertempuran sengit dengan perjanjian, barang siapa yang kalah harus bersedia diusir dari daerah Batuan. 

Gede Mecaling yang kalah mengeluarkan pastu, bahwa setiap sasih Kalima akan kembali datang ke Desa Batuan bersama rencang-rencangnya untuk berbuat keonaran. Pastu inilah yang membuat cemas masyarakat Desa Batuan.

Krama Lanang berkumpul menggelar gocekan, adu ayam. Diyakini rencang-rencang Gede Mecaling klangen terhibur dengan aksi adu ayam, sehingga melupakan emosinya untuk berbuat onar.


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Bupati Gianyar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending