About Bali

Sejarah Relief Bebitra di Gianyar, Ada Pancoran yang Diyakini Sumber Rezeki

 Minggu, 20 Agustus 2023, 00:16 WITA

bbn/kintamani.id/Sejarah Relief Bebitra di Gianyar, Ada Pancoran yang Diyakini Sumber Rezeki.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Gianyar. 

Di Kabupaten Gianyar terdapat objek wisata sejarah yang hingga kini masih dijaga keberadaannya oleh desa setempat, yakni objek budaya Relief Bebitra.

Menilik dari sejarahnya, relief Bebitra merupakan sebuah peninggalan dari Desa Peling yang merupakan cikal bakal terbentuknya Desa Bitera. 

Menurut Kelian Pengempon Pura Bukit Puncak Sari Bitera, relief bermula dari kepemimpinan Mas Pahit dan patihnya yang bernama Wedang Serawah yang berasal dari Desa Peling. 

Pengkhianatan antara istri Mas Pahit dengan Wedang Serawah yang menjadi pemicu mula kehancuran Desa Peling. Imbas dari hal tersebut menyebabkan terbentuknya desa baru yang dipimpin oleh I Dewa Gede Kesiman. 

Setelah penunjukkan I Dewa Gede Kesiman sebagai pemimpin baru, terjadi suatu pertemuan yang akhirnya melahirkan sebuah nama desa baru yang disebut dengan Desa Bebitra. 

Nama tersebut dipenggal menjadi dua kata yaitu bibit memiliki arti benih dan tera yang berarti mengatur atau menolong. Seiring dengan berjalannya waktu, penyebutan Desa Bebitra berubah menjadi Desa Bitera hingga saat ini. 

Namun, pengempon Pura Bukit Puncak Sari ini juga menambahkan bahwa belum ada bukti dan sumber konkret yang menyatakan secara jelas terkait asal usul, sejarah, serta arti yang tersirat dalam Relief Bebitra ini.

Relief Bebitra memiliki keterkaitan erat dengan Pura Bukit Puncak Sari yang terletak tidak jauh di atas lokasi relief. Relief Bebitra memiliki fungsi religi yang di mana dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai tempat penyucian atau pesiraman Ida Sesuhunan Pura Bukit Puncak Sari. 


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami








Hasil Polling Calon Bupati Gianyar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending