About Bali

Menilik Suasana Jalan Gajah Mada Denpasar Saat Awal Didominasi Etnis Tionghoa 1920-an

 Sabtu, 21 Januari 2023, 15:10 WITA

bbn/suara.com/Menilik Suasana Jalan Gajah Mada Denpasar Saat Awal Didominasi Etnis Tionghoa 1920-an.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

Kota tua dengan arsitektur bangunan kuno, jalan Gajah Mada Denpasar saat ini menjadi tempat aneka bisnis, dari berjualan alat elektronik, kain, obat-obatan, hingga menjadi kedai kopi.



Selain  hiruk pikuk Pasar Badung, gemerlap Tukad (Sungai) Badung yang sudah ditata menjadi daya tarik untuk menjadi objek wisata.

Kendati demikian, jika waktu ditarik puluhan tahun ke belakang, areal Gajah Mada didominasi oleh etnis Tionghoa yang juga mengelola bisnisnya. Kerap disebut Kampung Pecinan, areal Gajah Mada ibarat ‘toko serba ada’ yang menjual semua jenis kebutuhan harian.

Begitulah yang dijelaskan Tio Sung Thao (57), seorang warga di Jalan Kartini yang lahir dan besar menyaksikan perubahan Kampung Pecinan Gajah Mada.

“Dulu itu semua murni, di sekitar Jalan Gajah Mada dari ujung barat sampai timur itu hampir 100 persen Etnis Tionghoa. Yang dulu di sini (dijual) itu macam-macam, ada jual untuk rumah tangga, obat, kain, campur-campur dulu. Jadi apapun dicari, di Jalan Gajah Mada itu ada,” ujar Tio saat ditemui di kediamannya, Jumat (20/1/2023).

Wanita kelahiran 1965 itu bersama keluarganya juga memiliki Toko Cipta Karya yang saat ini dijalankan oleh ayahnya. Toko yang mulanya bernama Toko Sing Bie itu didirikan sejak tahun 1920-an oleh Kakek Tio. Toko Cipta Karya inilah yang  kemudian menjadi saksi sejarah Kampung Pecinan Gajah Mada.

Saat bermigrasi dari Tiongkok ke Indonesia, Kakek Tio tidak langsung bermukim di Bali. Dia awalnya menetap di Lombok, kemudian pindah ke Kuta, dan akhirnya tinggal dan kerasan di Gajah Mada.


Halaman :





Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending