Wisata

KTT G20 Usai, Pariwisata Bali Diharapkan Cepat Bangkit

 Jumat, 18 November 2022, 23:34 WITA

bbn/iNews.id/KTT G20 Usai, Pariwisata Bali Diharapkan Cepat Bangkit

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Nasional. 

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR Putu Supadma Rudana mengapresiasi pemerintah yang dia nilai sukses menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali pada 15-16 November 2022.

Presidensi G20 menghasilkan Bali Leader’s Declaration KTT G20.

“Summit puncak setelah Indonesia menjadi Presidensi G20 telah mencapai kesuksesan besar. Apresiasi atas segala kesuksesan kepada Presiden Jokowi dan Kabinetnya, serta seluruh panitia atas kesuksesan summit G20 ini,” kata legislator asal Bali, Jumat (18/11/2022).



Menurut dia, Bali sebagai destinasi pariwisata dan budaya mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah event besar pertemuan Kepala Negara dan eksekutif pada November 2022 sehingga secara promosi akan lebih mempromosikan lagi Bali, Indonesia ditingkat global.

“Tentu, kedepan semua tidak berhenti disini. Semua dapat kembali memberikan manfaat kepada Indonesia, khususnya tuan rumah Bali yang merupakan ikon kepariwisataan Indonesia,” kata Putu.

Putu mengatakan sudah menyampaikan terima kasih secara langsung kepada Presiden Jokowi karena mempromosikan pariwisata dan seni budaya Nusantara, khususnya Bali, kepada para Kepala Negara dalam kegiatan G20.

Saat itu, Putu bertemu Jokowi pada ASEAN -AIPA Leader's Interface Meeting di Phonm Penh, Kamboja, pada 9 - 11 November 2022 yang mana pertemuan terbatas antara pemimpin ASEAN bertemu Parlement ASEAN atau AIPA.

"Saya pamit ke COP27 IPU Parliamentary Meeting di Sharm El Sheikh mewakili parlemen Indonesia menuntut Climate Justice pada forum COP27 tersebut dan juga menitipkan Bali kepada Pak Jokowi selama pelaksanaan G20. Tentu, hal itu sejalan dengan pemulihan ekonomi dan pariwisata Bali pasca pandemi COVID-19,” kata dia.


Halaman :





Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.