Wisata

Dewan Desak Kabupaten Gunakan Sistem Pajak Online

 Rabu, 16 November 2016, 15:20 WITA

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

Kalangan DPRD Bali mendesak kabupaten di Bali agar segera menggunakan sistem pajak online. Ini untuk mencegah kebocoran pajak akibat penggelapan pajak hotel yang dilakukan pihak-pihak tertentu.

Hal ini disampaikan anggota Komisi II DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry di Denpasar, Senin (7/1/2013). Pernyataan ini disampaikan menanggapi adanya kasus penggelapan pajak yang diduga dilakukan oleh sejumlah hotel berbintang di Kabupaten Badung.

"Yang penting dari kasus ini adalah, sistem pemungutan pajak seperti yang berlaku selama ini memang ada celah (untuk korupsi)," ungkap anggota Komisi II DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry di Denpasar, Senin.

Belajar dari kasus ini, politisi Golkar asal Buleleng ini mendesak semua kabupaten dan kota di Bali agar segera menerapkan pemungutan pajak secara online "Kita harapkan pajak dipungut secara online untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Sugawa, yang juga anggota Fraksi Golkar DPRD Bali.

Selama ini sistem online tidak bisa berjalan karena masalahnya di sumber daya manusia. "Dalihnya sumber daya manusia yang belum bisa melaksanakan sistem ini. Tetapi kalau ada niat, itu bisa dilakukan. Sekarang tinggal mau tidak itu disiapkan. Jangan lagi ada alasan untuk tidak terapkan itu. Mulailah mempersiapkan itu," tegasnyanya.

Sugawa menambahkan, banyak keuntungan bagi daerah dan masyarakat jika sistem online ini diterapkan. Salah satunya tentang kenaikan pajak minimal bisa 30-50 persen.

"Potensi pajak yang akan didapat sebesar itu jika diterapkan sistem pungutan online, dengan Sistem online juga jelas lebih rapi, dan yang terpenting pajak tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat," ujarnya. 

Penulis : bbn/psk

Editor : Tantri







Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending