Seksologi

Seksologi dr Oka Negara, FIAS

Melakukan Hubungan Seks Saat Isolasi Covid-19, Apa Boleh?

 Minggu, 04 September 2022, 17:10 WITA

beritabali.com/ist/Melakukan Hubungan Seks Saat Isolasi Covid-19, Apa Boleh?

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

 

Tanya:

“Dok, saya terkena Covid, tetapi tidak ada gejala sama sekali. Sempat meriang dan pilek saja satu hari, dan dites PCR hasil positif. Karena memang rekan kantor saya lima orang positif, dan ada dua orang sampai dirawat di rumah sakit. Saya memilih buat isolasi di rumah saja, tidak melakukan isoter. Dan memang di hari kedua, sudah hilang gejala dan sehat rasanya. Maaf dok, saya selama ini dengan istri terbiasa berhubungan seksual setiap hari, atau dua hari sekali. Hubungan seksual itu bagi saya membuat senang, tenang, dan bersemangat. Jadi, niatnya saya malah selama sisa masa isolasi, maunya berhubungan seksual lagi dengan istri, karena menurut saya malah akan bikin imun saya jadi bagus lagi. Sementara istri negatif dan tetap serumah bareng dengan kamar terpisah dan prokes ketat. Pertanyaannya, apa hubungan seksual boleh atau ada tips nya untuk bisa berhubungan seksual?”(Putra, 34)

Jawab:

Aktivitas seksual apapun jenisnya yang dilakukan bersama pasangan, tentu saja biasanya melibatkan kontak fisik tanpa jarak. Selama pandemi ini, perhatian khusus dalam kontak seksual adalah menghindari kontak droplet dan air liur sebagai risiko sumber penularan utama virus SARS CoV2 penyebab Covid-19, dan juga kontak dengan feses yang juga dianggap memiliki potensi menularkan berdasarkan hasil beberapa penelitian. 

Sementara hubungan seksual bisa bermata ganda saat seseorang sakit, bisa merugikan, atau malah bisa membantu kesembuhan. Belum ada rekomendasi baku untuk ini. 

Sebaiknya memang jika memungkinkan ditunda sampai masa isolasi selesai dan kondisi tubuh lebih bugar lagi, karena hubungan seksual perlu dilakukan dalam keadaan bugar. Tetapi jika merasakan bahwa sangat membutuhkan untuk melakukan hubungan seksual dan merasa cukup fit untuk melakukannya, berikut adalah pertimbangan melakukan aktivitas seksual selama pandemi ini:
 
1. Jika kedua pasangan bebas virus SARS-CoV2 dan tidak ada kontak fisik dengan orang lain, maka aman untuk melakukan aktivitas seksual, termasuk hubungan seksual.

2. Jika salah satu atau keduanya pernah kontak fisik jarak dekat dengan orang lain, pastikan keduanya bebas virus SARS-COV2.

3. Lakukan tes Covid-19. Jika keduanya negatif, maka bebas melakukan aktivitas seksual apapun tanpa menggunakan masker.

4. Tetapi jika tidak dilakukan tes Covid-19 dan tidak yakin apakah pasangan bebas dari Covid-19, hindari kontak mulut dan hidung. Hubungan seksual dengan posisi berhadapan harus tetap menggunakan masker.

5. Hubungan seksual dengan laki-laki dari belakang, lebih bebas, bisa tanpa masker, asal tidak melakukan ciuman, terutama ciuman dalam.

6. Jika mengalami gangguan seksual, dapatkan pengobatan yang benar. Jangan membeli obat atau ramuan apapun terkait seks tanpa petunjuk dokter, termasuk melalui daring.

7. Dapatkan vaksinasi sesuai prosedur.

8. Dalam keadaan tertentu, jika tidak dapat melakukan hubungan seksual, dapat melakukan masturbasi.


Halaman :






Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending