Seksologi

Buat Wanita, Seks Ternyata Bisa Jaga Kesehatan Vagina

 Minggu, 27 November 2022, 12:14 WITA

beritabali.com/cnnindonesia.com/Buat Wanita, Seks Ternyata Bisa Jaga Kesehatan Vagina

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Nasional. 

Tubuh manusia akan mengalami banyak perubahan seiring bertambahnya usia. Terutama wanita, dari hamil, melahirkan, menyusui hingga masa menopause, banyak perubahan yang akan dialami.

Perubahan pada tubuh ini juga berpengaruh pada organ intim yakni vagina. American College of Obstetricians and Gynecologists sebagaimana dikutip dari Live Science juga mengatakan, perubahan hormonal seiring dengan perubahan yang terjadi pada tubuh bisa menyebabkan kekeringan vagina.

Para ahli mengatakan, berhubungan seks dapat mencegah vagina menjadi tipis dan menjaganya tetap sehat. Estrogen bisa membantu menjaga vagina tetap sehat dan terlumasi karena begitu kadar estrogen turun, vagina bisa menjadi kering, dan terkadang terasa sakit.

Seorang Ginekolog di Rumah Sakit Pendidikan Aminu Kano Kano, Jibril Abdullahi dilansir dari Daily Post mengatakan, berhubungan seks secara teratur membantu menjaga vagina tetap kencang dan elastis.

Kata dia, berhubungan seks dengan pasangan bisa menjadi alternatif untuk menjaga vagina tetap sehat selain membersihkannya secara rutin. Dalam kesempatan itu, Abdullahi juga menyarankan agar wanita tidak menggunakan cairan pembersih yang memiliki wangi menyengat untuk membersihkan organ intim mereka.

Mencuci vagina dengan bahan kimia keras dapat merusak keseimbangan pH yang tentu saja memiliki kegunaan untuk menjaga keseimbangan bakteri baik dan jahat di dalam vagina. Jika pH tidak seimbang, maka akan terjadi iritasi, infeksi, serta bau tidak sedap.

Pakai air hangat

Membersihkan vagina bisa dilakukan dengan air hangat suam-suam kuku. Anda bisa memulainya dengan mengusap dari depan ke belakang.

"Penggunaan air bersih sederhana saja sudah cukup untuk menjaga kebersihan vagina, karena vagina memiliki cairan alami untuk membersihkan dirinya sendiri. Hindari penggunaan semprotan feminin pada vagina, pembalut beraroma, tampon, serta tisu beraroma untuk menghindari rasa terbakar dan iritasi," kata dia.(sumber: cnnindonesia.com)

Penulis : bbn/net

Editor : Juniar




Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.