Seksologi

Apa Saja Bahaya Hubungan Seks di Usia 'ABG'?

 Minggu, 08 Januari 2023, 12:24 WITA

beritabali.com/ist/Apa Saja Bahaya Hubungan Seks di Usia 'ABG'?

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

Tanya: “Dok, aku kemarin menonton video yang isinya tiga pelajar SMP pada berhubungan seksual, bergantian, dua cowok, satu cewek, masih berpakaian sekolah. Aku jadi jijik dan khawatir, apa memang seperti ini kebanyakan ABG (anak baru gede--remaja) jaman sekarang? Aku punya dua adik perempuan yang masih SMP dan SMA, jadi takut juga. Soalnya keduanya pulang sekolah sering terlalu sore, jangan-jangan juga sudah seperti itu. Ibuku juga ikut khawatir jadinya. Seandaikan memang itu semua sudah terjadi, maksudnya sudah terjadi hubungan seksual di usia ABG seperti itu, apa bahayanya Dok? ” (Ami, 21)
 
Jawab: Respon khawatir menyikapi kasus seperti ini adalah hal yang sangat wajar. Semua pihak, terutama orang dewasa sering kali kemudian memandang hal seperti ini adalah sebuah kesalahan murni di para pelaku yang masih usia muda, usia remaja. Padahal ini bukan kasus satu-satunya, tetapi banyak lagi terjadi kasus serupa, baik yang juga terekam atau yang lebih banyak lagi tidak sampai terekam dalam bentuk video ataupun foto. 

Ini yang semua pihak harus mau membuka mata dan mengakuinya bersama juga. Dan kejadian seperti ini bukan kali ini terjadi, bisa jadi sudah banyak terjadi saat orang-orang tua jaman sekarang masih muda dulu, tetapi tentu saja tidak sampai ketahuan karena tidak ada media untuk mendokumentasikannya seperti jaman sekarang. Ini bisa dianggap sebagai ekses lain dari kemajuan teknologi juga. 




 
Lalu, melihat kasus ini sebagai sebuah fenomena gunung es, dengan kasus yang terekspos seperti ini sebagai puncak gunung yang terlihat dari banyaknya kasus lain sebagai dasar gunung es, harusnya kita semua mulai berpikir lebih logis dan sistematis dengan apa yang sedang terjadi, kejadian dan apa yang bisa terjadi dari kasus hubungan seksual di usia remaja. Juga apa saja kemungkinan bahayanya.

Pertama, jika remaja sudah mulai melakukan aktifitas seksual atau hubungan seksual, tentu yang harus dilihat adalah sesungguhnya mereka dalam tahapan psikoseksual yang memang sudah dalam usia bisa melakukannya. Fase genital atau fase dimana manusia sudah mulai menikmati secara sadar kenikmatan seksual ada pada area sensitif, terutama pada organ kelamin, sudah dialami sejak usia 12 atau 13 tahun, mengawali masa puber seorang anak, yang selanjutnya mulai berubah sebutannya menjadi seorang remaja dengan puncak maksimal pubertas biasanya terjadi di usia 17 atau 18 tahun. 

Artinya, pada usia ini dorongan seksual secara ilmiah sudah mulai muncul dan disadari bahkan dicari, tetapi sering kali masih belum sesuai dengan kematangannya yang lain. Kematangan biologis, kematangan psikis dan kematangan sosialnya.
 
Kedua, jika remaja sudah melakukan hubungan seksual, apakah sudah pas waktunya? Tentu saja kembali ke pernyataan di atas. Penjelasan lanjutannya adalah, setiap hubungan seksual yang dilakukan di usia remaja sudah berpotensi terjadi kehamilan. Apakah kehamilan pada usia belasan adalah sebuah hal ideal? Tentu saja tidak. 

Usia belasan tahun, panggul dan kandungan belum benar-benar siap akan kehamilan. Usia terbaik buat kehamilan pertama adalah dalam rentang 20-25 tahun. Jika terlalu muda maka ancaman perdarahan, keguguran, bisa terjadi. Belum lagi secara psikis tentu saja si remaja akan belum siap menjalani kehamilan


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Gubernur Bali 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending