Banner Image
Banner Image

Sejarah

Sejarah Ketu Permaisuri yang Jadi Sulinggih di Puri Gianyar, Berusia 1 Abad

 Senin, 31 Oktober 2022, 11:52 WITA

beritabali/ist/Sejarah Ketu Permaisuri yang Jadi Sulinggih di Puri Gianyar, Berusia 1 Abad.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Gianyar. 

Puri Agung Gianyar menyimpan Ketu atau mahkota Sulinggih milik Permaisuri Raja Gianyar, Dewa Manggis VIII. Ketu diperkirakan berusia 1 abad, ada sebelum era kemerdekaan RI.

Ketu awalnya ditemukan oleh keluarga Puri, Anak Agung Gde Agung Abhidama saat mencari uang kepeng di tempat penyimpanan upacara di Puri. Saat itu, uang kepeng untuk keperluan upacara di Pura Kangin Gianyar pada 12 Oktober 2022.

Saat mencari uang kepeng, Agung Abhi tak sengaja melihat kotak. Setelah dicek, ternyata isinya mengejutkan, Ketu berwarna merah dengan hiasan emas. Selama ini, ketu itu memang tidak diketahui keberadaannya. Sebab, sudah lima generasi Puri belum ada yang mengetahui dimana Ketu permaisuri tersimpan.

Ketu yang berisi batu mulia itu adalah peninggalan Ida Bhagawan Istri Rai yang meninggal pada tahun 1942. Tokoh Puri Agung Gianyar, Anak Agung Mayun, menyatakan kisah Ida Bhagawan sebelum dwijati bernama Anak Agung Istri Rai menikah dengan Dewa Manggis Gianyar VIII yang naik tahta pada 1896. 

Agung Mayun menjelaskan, Manggis Gianyar VIII meninggal pada tahun 1914. Dan, upacara palebon berlangsung pada 31 Oktober 1915. Saat upacara Palebon tersebut, Ida Agung Istri Rai berencana menggelar ritual mesatya atau terjun ke dalam kobaran api kremasi Palebon dengan tujuan ikut mendampingi sang suami.


Halaman :





Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Bupati Gianyar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending