News

Wadu Pa'a, Situs Peninggalan Agama Budha di Bima

 Senin, 16 Mei 2022, 23:30 WITA

beritabali/ist/Wadu Pa'a, Situs Peninggalan Agama Buddha di Bima.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Masih dalam tulisannya, Alan Malingi mengurai, dari berbagai literatur sejarah, situs Wadu Pa'a merupakan salah satu situ Candi Tebing yang memiliki nilai historis yang cukup tinggi. Wadu Pa'a merupakan tempat pemujaan beritabali.com/index.php/tag/agama-Buddha">agama Buddha, atau mengandung unsur Buddha dan Siwa. 

Hal itu diperkuat dengan ditemukannya relief Ganesha, Mahaguru, Lingga - Yoni, relief Buddha (Bumi  Sparsa Mudra) termasuk stupa yang menyerupai bentuk stupa Goa Gajah di Bali atau stupa - stupa di Candi Borobudur yang berasal dari abad X. 

Hal itu didukung dengan terteranya Candrasangkala pada prasasti yang berbunyi "Saka Waisaka Purnamasidi atau tahun 631 Caka Masehi".

Terlepas dari cerita itu yang jelas Wadu Pa'a merupakan destinasi wisata budaya yang cukup potensial. Tidak saja  bagi Kabupaten Bima, tetapi juga bagi NTB. 

Beberapa bentuk pahatan yang bernilai beritabali.com/read/2021/06/08/202106080016/libatkan-53-pelukis-pameran-seni-rupa-online-digelar-di-tengah-pandemi">beritabali.com/tag/seni-rupa">seni rupa yang indah dan mempesona. Letaknya juga berada di dalam sebuah teluk kecil yang menjadi persinggahan perahu nelayan saat gelombang besar di perairan laut Flores. Masyarakat sekitar menyebutkan So Wadu Pa'a atau Teluk beritabali.com/tag/Batu-Pahat">Batu Pahat. 

Keberadaan situs ini juga  menjadi andalan destinasi wisata Kabupaten Bima.

Penulis : bbn/lom


Halaman :