News

Viral Tato Ganesha di Paha Bule, PHDI: Tidak Layak

 Sabtu, 21 Mei 2022, 20:30 WITA

bbn/net/Viral Tato Ganesha di Paha Bule, PHDI: Tidak Layak.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali kembali menemukan pemanfaatan simbol suci Hindu secara tidak layak, yang muncul di media sosial. 

Yakni unggahan yang menampilkan tato Dewa Ganesha di bagian paha seorang bule wanita yang tengah menggunakan bikini.

Ketua PHDI Bali, Nyoman Kenak mengatakan bila melihat posisi dimana gambar Dewa Ganesha ditempatkan, yakni di paha, itu tentu tidaklah layak. 

Karena, Dewa Ganesha termasuk salah satu simbol dari sekian banyak Dewa sebagai sinar suci Ida Hyang Widhi Wasa, yang sangat disucikan dan tidak boleh gambar-gambar beliau ditaruh di sembarang tempat. 

Apa langkah PHDI selanjutnya? Mengingat sudah ada Peraturan Gubernur Bali No. 25 Tahun 2020 tentang "Fasilitasi Perlindungan Pura, Pratima dan Simbol Keagamaan"  yang ditandatangani Gubernur Wayan Koster?

"Kami siap menyikapinya bersama Pemprov Bali, Majelis Desa Adat, sebagaimana diatur dalam Pergub 25/2020 tersebut," jelas Nyoman Kenak.

"Kalau Gubernur melalui Dinas terkait menjadi "leading" dalam menindaklanjuti masalah-masalah seperti ini, kami siap membantu bersama MDA, sebagaimana amanat Pergub. Misalnya, menyosialisasikan tentang simbol-simbol suci ini kepada para seniman ataupun pengerajin tato, agar mereka tidak menerima order pembuatan tato simbol-simbol suci yang penempatannya tidak layak. Kami siap di depan, atau Pemprov yang di depan sebagaimana amanat Pergub," jelas Kenak.


Halaman :





Trending