News

Soal Metaverse, Kominfo: Indonesia Tak Ketinggalan

 Kamis, 19 Mei 2022, 16:55 WITA

bbn/Suara.com/Soal Metaverse, Kominfo: Indonesia Tak Ketinggalan

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Nasional. 

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate, menilai metaverse saat ini makin menunjukkan signifikansi di dunia. Tapi Indonesia juga tidak tertinggal karena sudah ada perusahaan yang mengembangkan teknologi metaverse.

Plate memprediksi kalau 2026 nanti seperempat penduduk dunia akan menghabiskan paling tidak sejam per hari di metaverse.

"Hal tersebut didorong oleh pesatnya pengadopsian teknologi metaverse baik di tingkat global, regional, dan juga nasional,” kata Plate dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (19/5/2022).

Ia memaparkan, negara-negara seperti China, Korea Selatan, dan Barbados mulai mengeksplorasi kebijakan pengembangan metaverse sebagai bagian integral dari negaranya.

“Negara Tiongkok menjajaki kebijakan metaverse dalam rencana pengembangan Kota Shanghai, negara Barbados telah mengumumkan inisiatif pembangunan kedutaan virtual di metaverse,” sambung dia.

Berdasar hasil studi Gartner 022, Plate mengatakan Korea Selatan telah membentuk 'Metaverse Alliance' yang terdiri dari sektor industri dan akan membentuk 'Metaverse Academy' di akhir tahun 2022.

Akademi itu untuk mencetak 40.000 ahli industri metaverse di tahun 2026 nanti. Kemudian negara di ASEAN seperti Vietnam, Singapura, dan Thailand juga mulai menggarap proyek metaverse di negaranya masing-masing.

"Di Vietnam, sebuah perusahaan game NFT meraih kapitalisasi pasar sebesar 8 miliar dolar AS pada proyek uang kripto terkait metaverse,” tutur Plate.


Halaman :





Trending