News

RS Unud Gelar Vaksinasi Perdana di Lapas Perempuan

 Rabu, 12 Januari 2022, 21:20 WITA

beritabali/ist/RS Unud Gelar Vaksinasi Perdana di Lapas Perempuan.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Badung. 

Antisipasi penyebaran beritabali.com/tag/beritabali.com/tag/Covid-19">Covid-19">beritabali.com/tag/Covid-19">Covid-19 varian Omicron terus diupayakan Pemerintah Provinsi Bali. Upaya ini juga terus didukung oleh instansi kesehatan, salah satunya oleh Rumah Sakit Universitas Udayana.

Seperti memperluas jangakauan vaksinasi beritabali.com/tag/Covid-19">Covid-19, salah satunya dilakukan di Lapas Perempuan Kelas II A beritabali.com/tag/Kerobokan">Kerobokan, Rabu (11/1/2022). Vaksinasi di Lapas Perempuan ini perdana digelar beritabali.com/tag/RS-Unud">beritabali.com/tag/RS-Unud">RS Unud. Hal ini sebagai wujud nyata kontribusi beritabali.com/tag/RS-Unud">RS Unud kepada masyarakat, dalam rangka penanganan beritabali.com/tag/Covid-19">Covid-19. 

Demikian diterangkan Dirut beritabali.com/tag/RS-Unud">RS Unud, Prof. Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, M.Si., Sp.MK(K) saat diwawancarai ketika meninjau vaksinasi. Dia menyebut layanan ini dibutuhkan karena banyak napi yang masuk Lapas belum tervaksin beritabali.com/tag/Covid-19">Covid-19. 

"Kami terjunkan tim vaksinasi milik beritabali.com/tag/RS-Unud">RS Unud, sementara pesertanya ada 67 napi perempuan. Ini bagian dari fungsi kami memberi layanan kesehatan kepada masyarakat," tuturnya, didampingi Wakil Direktur Bidang Pelayanan dr. Arya Biantara dan Direktur SDM akademik, dr. Komang Ayu witarini, Sp.A (K).

Peserta terdiri dari mereka yang menjalani dosis kedua, dan ada yang pertama kali di vaksin. Jenis vaksin menggunakan Astrazeneca dan Sinovac. Layanan ini disambut antusias oleh para napi. 

Mereka menunda sementara rutinitas untuk antre. Kegiatan berjalan dengan tertib dan menaati protokol kesehatan. 
Dewa Sukrama mengatakan, beritabali.com/tag/RS-Unud">RS Unud sangat terbuka menjalin sinergi di bidang kesehatan bersama Lapas Perempuan dalam menyediakan layanan kesehatan. Secara dokter dan sarana kesehatan, pihaknya siap menerima pasien dari Lapas Perempuan. 

"Saat ini kami memiliki 76 spesialis dari berbagai bidang spesialis, lengkap. Termasuk SpKJ atau dokter spesialis kedokteran jiwa. Kami juga mempunyai klinik layanan gigi dan siap juga menampung apabila ada layanan spesialis bidang gigi karena kami punya rumah sakit gigi dan mulut," ujar Dewa Sukrama. 


Halaman :





Trending