Wisata

Pendaki Rinjani Terperosok ke Jurang Usai Melihat "Wanita Cantik"

 Selasa, 24 Mei 2022, 22:10 WITA

beritabali/ist/Pendaki Rinjani Terperosok ke Jurang Usai Melihat "Wanita Cantik".

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Isnan juga memastikan bahwa jalur pendakian Torean pada dasarnya dibuka sebagai jalur resmi karena dinyatakan aman untuk dilalui pendaki.

"Asalkan mau mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang diberikan oleh Balai TNGR," katanya.

Selama berada di jalur pendakian Gunung Rinjani, ujar Isnan, biasanya pendaki mengalami halusinasi di pikiran saat dalam kondisi lelah dan letih selama berada di Gunung Rinjani. 

"Saat capek pikirannya ke mana-mana. Ini bisa saja mengarah ke hal-hal mistis seperti yang dialami korban dari Desa Paok Motong kemarin," ujarnya.

Dalam data Balai TNGR Senaru kata dia, baru satu kasus pendaki yang jatuh di jalur pendakian Torean yaitu Arsha yang beralamat di Desa Paok Motong. Biasanya, ujar dia, beberapa insiden yang terjadi di Gunung Rinjani, karena pendaki tidak kuat jalan, kaki bengkak atau keseleo.

"Kalau jatuh ini pertama kasusnya. Intinya tetap fokus di jalur pendakian. Kita tahu kan jalur Torean ini jalur baru, banyak pendaki yang tidak terlalu hafal treknya," ujarnya.

Isnan mengaku secara umum semua jalur pendakian di Gunung Rinjani dipastikan aman untuk dilalui. Baik di jalur Sembalun, Torean, Senaru dan jalur lainnya.

"Selama saya sebagai penanggungjawab di Senaru dan Torean, tidak ada hal-hal (mistis) seperti itu," jawab Isnan.

Penulis : bbn/lom


Halaman :