News

Lomba Membuat Boreh Meriahkan PKB

 Senin, 20 Juni 2022, 17:45 WITA

beritabali/ist/Lomba Membuat Boreh Meriahkan PKB.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

Pemerintah Provinsi Bali menggelar lomba konten budaya pembuatan "boreh" sebagai salah satu upaya untuk memberikan apresiasi sekaligus membangkitkan kembali kearifan pengobatan dan ramuan tradisional Bali yang telah diwariskan para leluhur.

"Harapan kami, pengobatan tradisional Bali bisa bangkit dan masyarakat maupun para pemerhati kesehatan akan kembali membuka lontar usada (pengobatan-red) Bali," kata Kabid Tradisi dan Warisan Budaya Disbud Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana di Kantor Disbud Provinsi Bali di Denpasar, Senin (20/6/2022).

Alit Suryana menyampaikan hal tersebut di sela-sela penilaian semifinal Pacentokan (Lomba) Konten Budaya Pembuatan Boreh serangkaian acara Jantra Tradisi Bali.

"Dulu para orang tua kita seringkali membuatkan boreh (ramuan tradisional berbahan rempah-rempah) ketika anak-anaknya sakit. Boreh telah terbukti menjadi obat tradisional yang manjur untuk meredakan sakit," ucapnya.

Namun, menurut Alit, belakangan penggunaan boreh tampak mulai ditinggalkan karena mungkin dari aromanya yang dirasa kurang enak. 

"Melalui lomba ini kami juga ingin mengenalkan kepada generasi muda bahwa Bali sesungguhnya memiliki warisan pengobatan tradisional yang adiluhung. Apalagi 'nyambung' dengan kondisi pandemi COVID-19, bagaimana kita dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh," ucapnya.

Alit menambahkan, pengobatan secara medis memang tetap diperlukan, namun ketika kita menderita sakit yang ringan, tidak ada salahnya kita mengupayakan mengobati diri sendiri dengan bersumber dari lontar usada Bali.

Hal ini sejalan pula dengan amanat Perda Provinsi Bali No 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali. Di dalam perda itu disebutkan apresiasi terhadap budaya Bali diantaranya meliputi olahraga tradisional, permainan tradisional dan pengobatan tradisional.


Halaman :