News

Ketua TP PKK Bali Komitmen Dorong Penurunan Angka Stunting

 Jumat, 20 Mei 2022, 19:25 WITA

beritabali/ist/Ketua TP PKK Bali Komitmen Dorong Penurunan Angka Stunting.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Klungkung. 

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster melanjutkan agenda menyapa dan berbagi dengan kelompok masyarakat yang membutuhkan uluran tangan seperti lansia, difabel, balita gizi buruk/kurang gizi dan ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK).

Pada Jumat (20/5/2022), Ny. Putri Koster beserta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung turun ke dua desa di Kabupaten Klungkung yaitu Desa Jumpai dan Desa Sulang. 

Di masing-masing desa, ia membagikan bantuan 1 ton beras untuk 50 orang dengan perincian penerima terdiri dari 10 orang balita gizi buruk/ kurang gizi, 10 orang ibu hamil kekurangan energi khusus (KEK), 10 orang lansia, 10 orang penyandang disabilitas dan 10 kader PKK. 

Di samping itu diserahkan pula bantuan susu dengan jumlah variatif yaitu 8 kotak untuk balita gizi buruk/kurang gizi, 2 kotak untuk masing-masing difabel, ibu hamil dengan KEK dan lansia. Selain itu, seluruh penerima bantuan juga memperoleh 1 krat telor.

Dalam sambutan singkatnya di dua lokasi penyerahan bantuan, Ny. Putri Koster menegaskan komitmennya dalam mendorong penurunan angka stunting. 

"Jumlahnya memang tak banyak, tapi tetap harus mendapat perhatian agar angka stunting di Daerah Bali dapat segera dituntaskan," ucapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa stunting mesti mendapat perhatian serius karena mengancam keberlangsungan generasi penerus bangsa. Diuraikan olehnya, stunting dapat diartikan sebagai gagal tumbuh kembang di mana tinggi dan berat badan anak tak sesuai dengan usianya. 

"Jika tak diatasi, stunting akan memengaruhi perkembangan otak anak," ucapnya. 

Oleh sebab itu, ia minta kader posyandu proaktif terhadap potensi stunting di lingkungan masing-masing. "Kalau ada kasus stunting, segera fasitasi ke layanan kesehatan terdekat," dorongnya. 

Masih terkait kasus stunting,  istri orang nomor satu di Bali ini juga menyinggung pentingnya seorang ibu menjaga kesehatan pada masa kehamilan. Seorang ibu yang tengah mengandung buah hati diminta rutin memeriksakan diri ke bidan agar potensi kelainan pada janin bisa terdeteksi sedini mungkin. 

Pada bagian lain, wanita yang dikenal memiliki segudang talenta ini mengajak masyarakat merawat para lansia dengan baik dan memberi perhatian pada mereka. 

“Kita ada karena mereka. Doa tulus dari orang tua akan melapangkan jalan kita. Jangan sampai dicap sebagai anak durhaka,” urainya.  

Penulis : Humas Bali