News

Kasus Covid China Masih "Meledak", Vaksinasi Biang Keladinya?

 Jumat, 29 April 2022, 13:45 WITA

beritabali.com/cnbcindonesia.com/Kasus Covid China Masih "Meledak", Vaksinasi Biang Keladinya?

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Dunia. 

China saat ini masih berkutat dengan merebaknya kembali Covid-19. Bahkan angka kasus Covid-19 harian di negara itu masih berada di atas 10 ribu kasus.

Di Shanghai, Rabu (27/4/2022), otoritas melaporkan telah menemukan 13.562 kasus yang diiringi 48 angka kematian baru. Angka ini sebenarnya merupakan penurunan dibandingkan sebelumnya yang sempat mencapai di atas 20 ribu.

Sementara itu ibu kota Beijing, kasus baru yang dilaporkan mencapai 46 infeksi. Kota itu juga sedang berupaya untuk melakukan penguncian dan pengujian massal tepatnya di distrik Chaoyang, yang merupakan rumah dari 3,5 juta penduduk.

Hal ini memicu timbulnya pertanyaan mengenai penyebab merebaknya kembali wabah Covid-19 di China. Padahal, dalam gelombang sebelumnya, Negeri Tirai Bambu tidak pernah mencatat hingga belasan ribu kasus per harinya.

Selain itu, dalam data Worldometers, China telah menyuntikan vaksin dosis penuh kepada 88,3 persen warganya. Vaksin yang digunakan mayoritas merupakan vaksin buatan lokal seperti Sinovac, Sinopharm, dan CanSino.

Lalu apa penyebab meledaknya kasus Covid-19 di China? 

Sebenarnya, mengutip media global, Covid-19 China menyebar massif karena varian corona Omicron. Masuknya subvarian BA.2 (anak Omicron) juga membuat kasus makin melejit.

Negara ini juga melaporkan mendeteksi subvarian Omicron BA.1.1. Terbaru, sebagaimana dimuat Global Times, China juga menemukan subvarian Omicron lain BA.2.3.


Halaman :





Trending