News

Jokowi Buka GPDRR ke-7 di Bali Bunyikan Kulkul, Ini Maknanya

 Rabu, 25 Mei 2022, 13:55 WITA

beritabali/ist/Jokowi Buka GPDRR ke-7 di Bali Bunyikan Kulkul, Ini Maknanya.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Badung. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Deputy Secretary General dan perwakilan delegasi membunyikan kulkul atau kentongan Bali saat membuka secara resmi GPDRR ke-7 di BNDCC, Bali, pada Rabu (25/5). 

Pembukaan dihadiri secara fisik maupun virtual dari berbagai negara. Presiden memukul kulkul, alat  komunikasi tradisional masyarakat Bali. Ini  menandai pembukaan secara resmi Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 yang berlangsung pada 23 – 28 Mei 2022. 

Kulkul merupakan alat komunikasi dalam organisasi masyarakat tradisional, seperti banjar dan subak. Alat yang terbuat dari kayu ini biasanya ditempatkan pada bangunan bale kulkul. Bangunan ini berada di balai banjar atau pura. 

Menurut Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati, kulkul  memiliki makna erat dengan isu GPDRR, yaitu pengurangan risiko bencana. 

“Dengan memukul kulkul, bunyi yang dihasilkan merupakan peringatan dini kepada masyarakat,” ujar Raditya selaku Ketua Sekretariat Panitia Nasional Penyelenggara GPDRR, Rabu (25/5).

Peringatan dini sangat erat berkaitan dengan pengurangan risiko bencana. Menurut Raditya, kulkul telah menjadi bagian dari masyarakat Bali. Ia berharap kulkul tetap hidup di dalam masyarakat dan menjadi bagian dari sistem peringatan dini bencana. 


Halaman :





Trending