News

Ini Penyebab Bupati Eka Absen Vaksinasi Covid-19 Perdana di Tabanan

 Kamis, 28 Januari 2021, 14:05 WITA

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Tabanan. 

Kegiatan vaksinasi Covid-19 perdana untuk di kabupaten Tabanan digelar, Rabu (27/1) di RSUD Tabanan. Namun, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti tak tampak hadir dalam kegiatan vaksin perdana tersebut.

Sekda Tabanan I Gede Susila yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid19 Kabupaten Tabanan pun saat dikonfirmasi hanya mengatakan, jika Bupati Eka sedang berhalangan, sehingga untuk vaksinasi bersangkutan menunggu jadwal selanjutnya.

Sementara itu pantauan pelaksanaan vaksinasi di RSUD Tabanan, dimulai pukul 09.00 WITA. Tampak sejumlah pejabat hadir untuk divaksin perdana seperti Wakil Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, Dandim Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto, Waka Polres Tabanan Kompol I Made Krisnha Mahardhika, Sekda Tabanan I Gede Susila, Dirut RSUD Tabanan dr. I Nyoman Susila, dan Kadiskes Tabanan dr. I Nyoman Suratmika. 

Ketua organisasi IDI, Ketua PPNI dan Ketua Kesehatan lingkungan dan sebagian sumber daya manusia kesehatan (SDMK) RSUD Tabanan. Dimana untuk vaksin perdana di kabupaten Tabanan khusus di RSUD Tabanan sudah disiapkan sebanyak 40 vial vaksin. 

Hanya saja dari seluruh peserta vaksinasi Covid-19 perdana di Tabanan ini, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga batal atau tunda vaksin lantaran setelah dilakukan screaning (pemeriksaan awal) di meja dua, kadar gula yang bersangkutan tidak memenuhi untuk vaksinasi.

"Iya, tidak bisa vaksin hari ini, karena tadi saat dicek kesehatan sebelum vaksin kadar gula belum terkontrol dan diminta untuk dinormalkan dulu, tapi pasti nanti kalau sudah dianggap memenuhi syarat saya selalu siap divaksin," terangnya.

Berbeda halnya dengan Wakil Bupati Tabanan Dr. Komang Gede Sanjaya yang tampak sehat dan siap mengikuti vaksinasi. Bahkan setelah menjalani 30 menit observasi pasca penyuntikan vaksin, Sanjaya yang juga calon Bupati Tabanan terpilih ini mengatakan tidak ada merasakan efek samping atau gejala lainnya yang muncul usai vaksin.

"Vaksin ini sudah saya tunggu-tunggu, bahkan saat sudah tiba di Bali saya terus kontak Pak Gubernur, kapan Tabanan dapat jadwal vaksin, akhirnya tiba juga hari ini, dan saya yakin vaksin ini aman karena pemerintah sudah terus melakukan uji klinis," ucapnya.

Menurutnya, pemberian vaksin ini adalah satu cara pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid, yang angka kasusnya belakangan ini masih tinggi.

Pemerintah lanjut kata Sanjaya sudah bekerja keras mencegah penyebaran virus kian meluas, begitupun melalui Satgas Gotong Royong, dan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat juga sudah sangat luar biasa.

"Saya berharap masyarakat jangan bandel, apalagi tiga klaster yang mendominasi saat ini seperti klaster upacara adat, keluarga dan perkantoran, jika semua sudah tervaksin tentu saja berharap pandemi bisa berakhir," pungkasnya. 

Penulis : bbn/tab






Trending