News

GPDRR di Bali, TNI Kerahkan Pasukan Kontra Sniper

 Sabtu, 21 Mei 2022, 18:25 WITA

beritabali/ist/GPDRR di Bali, TNI Kerahkan Pasukan Kontra Sniper.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

Pertemuan internasional GPDRR (Global Platform for Disaster Risk Reduction) ke-7 di Bali bakal digelar pada 23-28 Mei 2022. 

Ribuan tamu dari delegasi negara asing dipastikan akan hadir, termasuk dua tamu VVIP yakni Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Zambia.

Dalam beberapa hari terakhir pantauan di Bali, dari unsur kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, hingga Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) gencar melakukan berbagai persiapan.

Sebagaimana disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto selaku Pangkogasgabpad (Panglima Komando Pasukan Gabungan Terpadu) GPDRR ke-7 di Bali dalam apel gelar pasukan di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, pada Sabtu (21/5/2022) menyebut akan hadir 4 ribu delegasi.

“GPDRR nanti ada dua tamu VVIP, Presiden Jokowi dan Wapres Zambia 34 VIP dan sekitar 4.000 delegasi hadir ke Bali,” kata Mayjen Sonny.

TNI mengerahkan sejumlah pasukan kontra sniper untuk menghalau pihak-pihak lawan yang memberikan ancaman dalam momentum GPDRR ke-7. 

Selain itu, kata Pangdam, untuk pengamanan khusus VVIP dan Satgas Evakuasi Bencana berjumlah 2.800 personel.

"Kami ada pasukan namanya pasukan kontra sniper untuk mengantisipasi ada pihak-pihak lawan yang menggunakan sniper sebagai bagian dari pengamanan, kontra sniper nanti tergantung kebutuhan bagaimana situasi di lapangan secara taktis perlu kami tempatkan kami tempatkan di sana,” paparnya.

Pangdam IX/Udayana mengecek seluruh personel gabungan yang terdiri dari berbagai unsur seperi TNI, Polri, Basarnas, BPBD, apparat pemerintahan lain hingga unsur kearifan lokal pecalang beserta kendaraan operasional masing-masing instansi yang terlibat.


Halaman :





Trending