News

Diguyur Hujan Berturut-turut, Rumah Warga Terendam Banjir

 Senin, 29 November 2021, 21:20 WITA

beritabali/ist/Diguyur Hujan Berturut-turut, Rumah Warga Terendam Banjir.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, NTB. 

Selama delapan hari berturut-turut, sejumlah kelurahan di Kota Bima terendam beritabali.com/read/2021/11/26/202111260028/hujan-deras-guyur-jembrana-rumah-warga-keberitabali.com/tag/banjir">banjiran">beritabali.com/tag/banjir">banjir. Ketinggian beritabali.com/tag/banjir">banjir bervariasi, dengan jangkauan yang makin meluas. Hingga kini, belum ada jumlah kerugian yang didata pemerintah daerah.

Minggu (28/11) menjadi hari kedelapan bagi 8 hingga 9 kelurahan di Kota Bima terendam beritabali.com/tag/banjir">banjir. Di Kelurahan Penatoi, sekitar pukul 13.40 WITA, air sudah menggenangi jalan raya. Dengan ketinggian mencapai 1 meter. Karena khawatir ada sebagian warga yang mengungsi. Tetutama mereka yang tinggal di sepanjang sungai Penatoi. Sedikitnya sebanyak, 13 KK yang mengungsi.

Bambang, warga Penatoi mengatakan, beritabali.com/tag/banjir">banjir hari ini lebih parah dari kemarin. Rumah warga yang terendam lebih banyak. Selain itu, luapan air dari Sungai Raba Salo juga makin tinggi.

"Karena ini baru awal musim hujan, pemerintah perlu cepat menata beritabali.com/tag/drainase">drainase. Melakukan pengerukan, agar air lancar mengalir, " harap Bambang, dikutip BimaNews.id.

Pantauan luapan beritabali.com/tag/banjir">banjir di Kelurahan Santi Kota Bima juga sama. Di sana, wilayah yang terendam beritabali.com/tag/banjir">banjir semakin meluas.

 Johari, Ketua RT 03 mengatakan, sudah dua hari berturut-turut Kelurahan Santi direndam beritabali.com/tag/banjir">banjir. Namun pada Minggu, debit air semakin tinggi dan deras. 

Wilayah yang direndam pun semakin meluas seiring dengan beritabali.com/tag/intensitas-hujan">beritabali.com/tag/intensitas-hujan">intensitas hujan yang tinggi. Selama ini kata dia, beritabali.com/tag/banjir">banjir hanya merendam pemukiman warga di sepanjang irigasi persawahan. Kali ini, meluas hingga ke 3 RT karena aliran air  ke beritabali.com/tag/drainase">drainase terhalang tembok warga BTN Santi.

"Kita tidak menyalahkan warga yang menembok. Karena, jika tidak, rumah mereka juga dihantam beritabali.com/tag/banjir">banjir. Sekarang saja, mereka sudah keberitabali.com/tag/banjir">banjiran," ungkapnya.


Halaman :





Trending