News

5 Perubahan Vagina Setelah Menopause

 Selasa, 28 Juni 2022, 11:50 WITA

beritabali.com/ist/suara.com/5 Perubahan Vagina Setelah Menopause

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Nasional. 

Memasuki usia 50 tahun, perempuan akan bersiap-siap mengalami beritabali.com/index.php/tag/beritabali.com/tag/menopause">menopause">beritabali.com/tag/menopause">menopause. Tak sebatas pada terhentinya haid, beritabali.com/tag/menopause">menopause juga akan ditandai dengan berbagai hal, termasuk salah satunya perubahan beritabali.com/tag/vagina">vagina.

Dilansir dari Prevention, perubahan beritabali.com/tag/vagina">vagina dapat terjadi di semua tahap beritabali.com/tag/menopause">menopause, yaitu: periberitabali.com/tag/menopause">menopause, beritabali.com/tag/menopause">menopause, dan postberitabali.com/tag/menopause">menopause. Apa saja perubahannya? Simak di bawah ini, ya!

1. Vagina kering dan sering gatal

Hormon estrogen yang tugasnya membantu melumasi dinding beritabali.com/tag/vagina">vagina, menjadi jauh berkurang saat Anda beritabali.com/tag/menopause">menopause, menyebabkan beritabali.com/tag/vagina">vagina terasa jauh lebih kering. Penipisan dan pengeringan dinding beritabali.com/tag/vagina">vagina ini dikenal sebagai atrofi beritabali.com/tag/vagina">vagina, dan dapat menyebabkan gejala lain, termasuk gatal dan rasa terbakar pada beritabali.com/tag/vagina">vagina.

2. Cenderung berdarah saat beritabali.com/tag/berhubungan-seks">berhubungan seks

Karena kulit di daerah beritabali.com/tag/vagina">vagina menjadi lebih tipis setelah beritabali.com/tag/menopause">menopause, robek dan perdarahan saat beritabali.com/read/2021/03/20/202103200022/5-jenis-suara-mendesah-yang-disukai-saat-berhubungan-seks/?page=2">beritabali.com/tag/berhubungan-seks">berhubungan seks dapat terjadi. 


Halaman :