News

5 Bahaya Penggunaan Obat Pencahar Secara Berlebihan

 Selasa, 24 Mei 2022, 10:25 WITA

beritabali.com/ist/suara.com/5 Bahaya Penggunaan Obat Pencahar Secara Berlebihan

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Nasional. 

beritabali.com/index.php/tag/Obat-pencahar">beritabali.com/tag/Obat-pencahar">Obat pencahar biasanya digunakan seseorang saat sulit buang air besar atau sembelit. Meski efektif, obat pencahar tentunya memiliki efek samping. Lantas, apa bahaya penggunaan obat pencahar secara berlebihan? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Diketahui, obat pencahar adalah obat yang digunakan untuk mengobati sembelit. Obat ini bekerja baik dengan merangsang usus bagian bawah atau dengan melunakkan tinja. Namun, pencahar tidak efektif untuk mengontrol berat badan. Terlebih lagi, penyalahgunaan obat pencahar tidak aman dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan jangka pendek dan jangka panjang. 

Ada banyak potensi konsekuensi kesehatan jangka pendek dan jangka panjang jika Anda mengonsumsi obat pencahar berlebihan. Melansir dari situs Verywell Health, berikut ini bahaya penggunaan obat pencahar secara berlebihan yang penting untuk diketahui.

1. Diare

Menggunakan obat pencahar secara tidak tepat dapat menyebabkan ketidaknyamanan gastrointestinal, gas, tinja yang encer, dan beritabali.com/read/2009/01/22/200901220009/bertandan-tiga-dan-berkhasiat">beritabali.com/tag/diare">diare. Mengonsumso pencahar secara berlebihan juga dapat menyebabkan masalah terkait seperti iritasi dubur, infeksi, dan pendarahan saat buang air besar.

2. Dehidrasi parah

beritabali.com/tag/Obat-pencahar">Obat pencahar menghilangkan air dan limbah lain dari tubuh yang dapat menyebabkan dehidrasi. Gejala dehidrasi ini meliputi kelemahan otot, pusing, haus, ketidakmampuan untuk buang air kecil, urine berwarna gelap, kebingungan, dan mulut kering. Dalam kasus yang parah, dehidrasi dapat mengancam jiwa.

3. Ketidakseimbangan elektrolit

Penggunaan pencahar berlebihan dapat mengganggu keseimbangan elektrolit (mineral seperti kalium, natrium, dan kalsium) dalam tubuh. 


Halaman :





Trending