News

3 Perkara di Kejari Badung Ditangani dengan Keadilan Restoratif

 Rabu, 27 April 2022, 20:40 WITA

beritabali/ist/3 Perkara di Kejari Badung Ditangani dengan Keadilan Restoratif.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Badung. 

Per bulan Maret hingga April Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung telah menangani 3 perkara dengan keadilan restoratif atau Restorative Justice (RJ). 

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, I Gede Gatot Hariawan, Rabu (27/4/2022) di Badung.

Dirinya memaparkan 3 perkara tersebut diantaranya; Pertama perkara penemuan Handphone di ATM oleh sopir truk. Namun, HP itu digunakannya sehingga untuk menambah penghasilan untuk sehari-hari.

Selanjutnya, perkara tersebut disampaikan kepada pihak korban. Sebenarnya pihak korban pun sudah menerima permintaan maaf dari tersangka.

Akhirnya, terjadilah perdamaian. Kemudian pihak keluarga besar tersangka dengan inisiatif sendiri mengumpulkan ganti kerugian kepada pihak korban dan akhirnya pihak korban bersedia menerima ganti kerugian tersebut.

"Sehingga saat ini perkara tersebut telah di-restorative justice sudah dihentikan penuntutannya," sebutnya. 

Kemudian Kedua menyangkut perkara pengancaman dilakukan oleh keponakan kepada pamannya. Saat itu kedua pihak sama-sama terpengaruh oleh minuman keras sehingga mudah tersulut emosinya.

Kemudian seiring berjalannya waktu si paman ini merasa menyesal telah melaporkan keponakannya ini dan ingin mencabut laporan tersebut. Namun karena, sudah terlanjur berjalan perkaranya kemudian dilimpahkan Kekejaksaan.
 
"Dari Kejaksaan sendiri kami pertemukan kedua belah pihak antara paman dan keponakan ini dan keduanya mengakui menyesali perbuatannya sehingga dari pada perkara tersebut dilanjutkan untuk dilimpahkan ke persidangan yang membuat hubungan antara paman dan keponakan menjadi semakin tidak baik maka kami fasilitasi untuk Restorative Justice dan atas seijin pimpinan kemudian dikabulkan untuk Restorative Justice," paparnya.

Selanjutnya, perkara ketiga, perkara pencurian sebuah Handphone di sebuah warung dilakukan tersangka Abi Achmad. Dimana HP tersebut dikirim oleh tersangka ke kampung halamannya di daerah Lombok untuk anaknya agar bisa mengikuti pelajaran secara daring.


Halaman :





Trending