Puluhan Anggota Dewan Gantian ke Kamar Mandi Digiring Tes Urine

Sabtu, 07 September 2019 | 07:00 WITA

Puluhan Anggota Dewan Gantian ke Kamar Mandi Digiring Tes Urine

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Lombok.  Ada pemandangan tak biasa berlangsung usai sidang perdana Rapat Paripurna Masa Persidangan III tahun 2019 DPRD Propinsi NTB, yang digelar di Gedung dewan Jalan Udayana, Mataram, Jumat (6/9). 
 

Usai rapat, silih berganti puluhan anggota dewan menuju kamar mandi sambil membawa botol-botol kecil dan steril di tangan masing-masing. Sebanyak 61 orang yang hadir di persidangan dari total 65 jumlah anggota DPRD NTB, 'digiring' untuk melakukan ritual buang air kencing (BAK) di kamar mandi gedung dewan. 
 
Selang beberapa saat keluar dari kamar mandi, di tangan masing-masing sudah memegang botol kecil berisi sedikit sample urine yang sudah mereka tampung. Menariknya, saat ritual di kamar mandi, nampak beberapa orang dari Badan Narkotika Nasional Propinsi NTB (BNNP) menyanggongi. 
 
Orang-orang dari BNNP ini tak segan kemudian mengambil botol-botol kecil berisi sample urine tersebut dari tangan masing-masing anggota dewan. Lanjut diberi label nama masing-masing anggota dewan. Suasana gedung dewan yang biasanya penuh interupsi dan saling memberi opini untuk mempertahankan argumentasi masing-masing, nampak cair dengan kehadiran rombongan petugas dari  BNNP NTB. 
 
Dipimpin Kepala BNN Propinsi NTB, Brigjen Pol Drs Gde Sugianyar Dwi Putra SH M Si, aksi tampung simple urine pun berakhir hingga waktu sholat Jumat tiba. 
Di sela-sela sesi acara pengambilan simple urine, Kepala BNNP NTB Gde Sugianyar menjelaskan mengacu pada Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009, serta Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) dan Pencegahan Pemberantasan dan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). 
 
Bahwa masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib melaksanakan tes urine. Sosialisasi secara mandiri, atau kegiatan-kegiatan internal dengan BNN sebagai  sektor terdepan.
 
"Kita mengajak seluruh anggota dewan provinsi NTB untuk ikut tes urine dengan tujuan diteksi dini. Guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih," kata Gde Sugianyar, yang diamini oleh Ketua sementara DPRD Propinsi NTB, Hajah Baiq Isvie Rupaeda  SH MH. 
 
Total anggota DPRD Propinsi NTB 65, orang, merupakan hasil Pemilu tahun 2019. Sebagian dari anggota yang dilantik, 20 diantaranya merupakan anggota DPRD Propinsi periode 2014-2019. Yang terpilih kembali menjadi anggota DPRD Propinsi NTB, masa bakti 2019-2024. Dan empat hari pasca dilantik dan diambil sumpahnya sebagai wakil rakyat pada Rabu (2/9) lalu, anggota anggota dewan menjalani tes urine, yang digelar mendadak oleh BNNP NTB. 
 
Di sela-sela rapat terkait penetapan fraksi-fraksi DPRD, beberapa petugas dari BNNP NTB 'menggiring' anggota dewan pergi ke kamar kecil. "Tidak ada dugaan anggota dewan terkena narkoba, tapi ini sebagai langkah awal untuk lingkungan kerja yang baik," tegas Baiq Isvie, menjawab kemungkinan ada anggota dewan terindikasi narkoba. 
 

Adanya tes urine terhadap para anggota dewan, adalah atas permintaan BNNP NTB, dan selaku pimpinan dewan pihaknya merespon dengan baik. Selain di gedung dewan, BNNP NTB juga melakukan desiminasi narkoba di lingkungan kampus lewat acara talk show. 
 
Saat Dies Natalis ke 57 Universitas Mataram (Unram), Kamis (5/9), Kepala BNNP NTB Gde Sugianyar sebagai narasumber dengan materi 'Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Generasi 4.0 dan Peran Generasi Milineal pada Upaya P4GN'. Gde Sugianyar menekankan bahwa mahasiswa harus menjadi agen perubahan atau agent of change dalam untuk gerakan tolak narkoba di NTB. (bbn/lom/rob)


Sabtu, 07 September 2019 | 07:00 WITA


TAGS: BNNP NTB Tes Urine Dewan



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: