Perempuan Lebih Maksimal Orgasme Ketika Posisi "Woman on Top"?

Minggu, 04 Agustus 2019 | 09:45 WITA

Perempuan Lebih Maksimal Orgasme Ketika Posisi "Woman on Top"?

bbn/ilustrasi/WinNetnews.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Dok, maaf saya cerita begini, sebenarnya sudah sejak lama saya tidak mendapatkan kepuasanan seksual yang maksimal saat berhubungan seksual, bahkan tidak pernah mengenal yang namanya orgasme. Tetapi begitu disarankan oleh teman kantor untuk mencoba menggunakan gaya perempuan di atas (woman on top), saya benar-benar menikmatinya. Bisa mendapatkan orgasme. Apakah ini wajar-wajar saja? (Lili, Makassar, 32)
 

Jawab: Tentu saja sudah banyak perempuan dan laki-laki yang sudah bisa menjawabnya. Karena sesungguhnya semua posisi berhubungan seksual selama dilakukan dengan persetujuan bersama dan tanpa menggunakan alat-alat bantu yang berbahaya  adalah wajar-wajar saja. Secara sederhana posisi hubungan seksual ini dilakukan dengan cara, laki-laki berbaring telentang dan perempuan  berada di atas tubuh laki-laki.
 
Perempuan duduk di atas pinggul laki-laki dengan lutut yang tertekuk ke belakang dan penis pasangannya diarahkan untuk penetrasi maksimal. Posisi hubungan seks woman on top atau perempuan di atas adalah salah satu posisi seks yang disukai banyak pasangan. Dalam posisi ini, perempuan memegang semua kendali, dari kecepatan sampai dengan kedalaman penetrasi penis yang diinginkan. 
 
Posisi seksual woman on top dapat memberikan  kepuasan seksual perempuan menjadi  terasa luar biasa. Dikatakan, hampir seratus persen perempuan di dunia menyukai posisi ini.  Jika dilihat lagi mengapa perempuan menyukai posisi ini saat melakukan hubungan seks, tentu jawabnya tak lain adalah karena titik-titik sensitif (zona erogen) perempuan terstimulasi dengan maksimal. 
 
Dua target utama yang selama ini jarang diperhatikan laki-laki adalah yang pertama: G-Spot yang berada di dinding vagina sebelah atas akan terangsang dengan baik. Sedangkan yang kedua adalah: klitoris, yang juga bisa menjadi fokus perhatian untuk mendapatkan stimulus seksual yang optimal. Artinya, dengan posisi woman on top,  perempuan lebih bisa mengontrol kenikmatan yang diinginkannya. Di posisi ini, perempuan yang lebih dominan dalam mengendalikan hubungan seksual, sedangkan laki-laki cenderung pasif. 
 
Banyak perempuan yang mengeluh sebelumnya tidak dapat merasakan kenikmatan saat berhubungan seks, menjadikan  posisi woman on top sebagai pilihannya, karena sanggup mendapatkan orgasme. Beberapa kelebihan lain yang juga dirasakan perempuan dari posisi ini adalah : Pertama, posisi ini membuat perempuan dapat mengontrol hampir keseluruhan aktifitas seksual seperti kecepatan dan kedalaman penetrasi penis. 
 
Kedua, posisi ini membuat klitoris perempuan menjadi terbuka sehingga memungkinkan bagi laki-laki untuk menstimulasinya menggunakan jari tangan, sehingga akhirnya  memungkinkan perempuan mencapai orgasme dengan lebih cepat selama berhubungan seks. 
 
Di sisi lainnya, ternyata posisi woman on top ini tak hanya dinikmati oleh perempuan saja, tetapi laki-laki pun menikmatinya. Ada beberapa keuntungan yang diperoleh oleh laki-laki saat melakukan hubungan seks dengan posisi ini.  Pertama, tentu saja laki-laki dengan lebih bebas menyentuh dan meraba seluruh tubuh pasangannya. Kedua, penis akan mendapatkan penetrasi yang lebih dalam dan maksimal. 
 

Ketiga, laki-laki mendapatkan visual  stimulation, mendapatkan pemandangan yang erotis saat pasangan perempuannya merasakan kenikmatan. Keempat, penis akan  merasakan gesekan-gesekan menyenangkan saat pasangan perempuan melakukan gerakan kedepan-belakang, atas-bawah dan juga gerakan memutar.  
 
Kelima, di posisi ini laki-laki tidak membutuhkan energi banyak sehingga dapat menyimpan energi untuk melakukan posisi seks yang lain. Untuk itulah, sebaiknya posisi woman on top ini sebaiknya dimasukkan dalam setiap aktifitas hubungan seksual dengan pasangan, sehingga menjadi terbiasa dan mendapatkan kepuasan seksual yang lebih maksimal. 
 
Tetapi tentu saja setiap posisi hubungan seksual dan variasi seksual harusnya sudah dikomunikasi dan disepakati bersama tanpa ada perasaan terpaksa dan tertekan melakukannya. (bbn/dr.oka negara, FIAS/rob)


Minggu, 04 Agustus 2019 | 09:45 WITA


TAGS: Woman on Top Orgasme Seksologi



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: