Asteroid Berukuran Besar Bakal Melintasi Bumi Minggu Depan

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 14:10 WITA

Asteroid Berukuran Besar Bakal Melintasi Bumi Minggu Depan

bbn/ilustrasi/shutterstock

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Amerika Serikat. NASA mengawasi Asteroid 2006 QQ23 yang kelihatannya akan melewati Bumi minggu depan pada 10 Agustus. 
 

Dikutip dari Suara.com, batu besar yang diperkirakan berdiameter 570m dan lebih besar dari Empire State Building New York, telah diklasifikasikan sebagai 'objek dekat Bumi' (NEO).
 
Asteroid ini akan berada di jarak ke Bumi yakni 4,6 juta mil, sekitar pukul 3 pagi. Asteroid itu ditemukan lebih dari satu dekade lalu pada tahun 2006.
 
Badan antariksa Amerika tersebut mengatakan, tidak ada bahaya yang perlu dikhawatirkan. Asteroid itu tidak akan bertabrakan dengan Bumi. Meskipun asteroid tidak terlalu besar, batu luar angkasa tersebut bisa menimbulkan dampak cukup besar untuk menciptakan kehancuran luas jika bertubrukan pada Bumi.
 
Dampak tanah dingin melenyapkan seluruh kota sementara terjun ke laut, dapat menyebabkan tsunami yang berdampak pada dataran rendah. Skenario mana pun mencatatkan jika hantaman asteroid akan mengubah iklim selama bertahun-tahun.
 
NASA memperkirakan pihaknya telah menemukan lebih dari 90 persen objek dekat Bumi yang berukuran satu kilometer atau lebih besar. Semua ini akan memiliki efek global bencana jika terjadu peristiwa tabrakan.
 

Tapi, batuan ruang yang lebih kecil jauh lebih sulit untuk dideteksi. Badan antariksa telah bekerja untuk menentukan NEO di kisaran 140 meter, dengan tujuan mengidentifikasi setidaknya 90 persen dari benda-benda ini
 
Menurut manajer Pusat Studi Obyek Dekat Bumi (CNEOS) Paul Chodas, sangat sedikit asteroid yang diidentifikasi oleh NASA yang memiliki kemungkinan mengenai Bumi. Salah satunya, Bennu adalah subjek yang sering diawasi oleh agensi tersebut.
 
Bennu selebar lima lapangan sepak bola dan beratnya sekitar 79 miliar kilogram, yang 1.664 kali lebih berat dari Titanic. Ini memiliki peluang 1 dalam 2.700 untuk menyerang Bumi antara tahun 2175 dan 2199. Di mana kesempatan ini sangat kecil, sehingga tidak perlu terlalu mengkhawatirkan keselamatan anak, cucu Anda. (bbn/rls/rob)


Sabtu, 03 Agustus 2019 | 14:10 WITA


TAGS: Asteroid NASA



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: