Penguatan Petugas Penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Badung

Jumat, 22 Februari 2019 | 16:50 WITA

Penguatan Petugas Penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Badung

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabai.com, Badung. Perkembangan Pariwisata yang demikian pesat di Kabupaten Badung telah menggerakkan berbagai sektor terutama sektor perekonomian dan sekaligus membawa pengaruh masuknya budaya asing dalam kehidupan masyarakatnya. 
 

Demikian dikatakan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa saat buka Acara Penguatan Petugas AIDS/HIV se-Kabupaten Badung. Acara dihadiri oleh Sekretaris KPA Badung dr. Elly staff Dinas Kesehatan serta para tenaga Penyuluh Penanggulangan HIV/AIDS se Kabupaten Badung. Acara dilaksankan diruang Kriya Ghosana Puspem Badung, Jumat (22/2).
 
Sekretaris KPA selaku Ketua Panitia dr. Elly melaporkan” Mengingat kabupaten Badung merupakan Kabupaten Tujuan Wisata Nasional dan Manca Negara tentu ini membawa dampak kepada masyarakat sekitar baik secara ekonomi dan pergaulan. Hal ini harus diwaspadai baik secara kebiasaan dan pergaulannya. Dengan inovasi Getting Zero diharapkan Kabupaten Badung dapat menanggulangi tersebarnya Penyakit HIV/AIDS yang menjadi momok masyarakat. 
 
Dengan Visi dan Misi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wabup Badung I Ketut Suiasa dengan program PPNSBnya untuk membangun Badung yang sehat dan kuat tentu kesehatan juga menjadi skala priorita sutama. Terkait dengan hal tersebut bagaimana kita meminimalisasi kasus baru di Kabupaten Badung dengan meningkatkan penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat, bagaimana penderita ditingkatkan kualitas kehidupannya sehingga kalau dia meninggal bukan karena HIV dan pemahaman kepada masyarakat dan jangan mengdikriminasi bagi penderita. Kegiatan ini diikuti oleh 94 peserta yang merupakan Petugas Penyuluhan Pencegahan HIV/AID se Kabupaten Badung. 
 
“Kegiatan ini diadakan dengan tujuan memberikan penyuluhan kepada para masyarakat tentang bahayanya HIV dan AIDS”, ujar dr. Elly.
 
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku KetuaPelaksana HIV/AIDS Kabupaten Badung dalam sambutannya mengatakan“ kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas semua sumbangsih dan keiklasan para petugas penyuluh HIV/AIDS kabupaten Badung yang sudah memberikan karya terbaiknya untuk Kabupaten Badung. 
 
Disadari kabupaten Badung menjadi tujuan Wisata berdampak kepada masuknya Budaya asing di tengah kehidupan masyarakat yang kadang tidak sesuai dengan kepribadian masyarakat kita seperti minum-minuman berakohol, sex bebas dan penyalahgunaan narkoba yang sangat berisiko dalam penyebabkan penularan penyakit HIV/AIDS. 
 
Penyakit yang menjadi momok masyarakat dan belum ada obatnya sampai kini, maka perlu dilakukan upaya intensif dan terus menerus dengan melibatkan seluruh masyarakat. Dengan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan bahayanya Penyakit HIV/AIDS. “ujarnya. 
 
Semoga apa yang kita lakukan untuk masyarakat menjadi momentum untuk meningkatkan komitmen dan kesadaran kita bersama dalam upaya mengatasi berbagai persoalan serius sehingga kabupaten Badung terbebas dari ancaman HIV/AIDS. Dan untuk para penyuluh agar dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan semoga dapat memberikan manfaat bagi kalian dan bisa memberikan penjelasan yang baik dan benar tentang bahayanya HIV/AIDS“, ujar Suiasa. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan SK Penyuluh oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. (bbn/humasbadung/rob)


Jumat, 22 Februari 2019 | 16:50 WITA


TAGS: Badung Penyuluhan HIV AIDS



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: