Oknum Polisi Rampok Minimart, Polda Bali: Bukan Perampokan, Tapi Curas

Rabu, 16 Januari 2019 | 09:30 WITA

Oknum Polisi Rampok Minimart, Polda Bali:  Bukan Perampokan, Tapi Curas

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengky Widjaja menegaskan oknum jajaran anggota Polda Bali yang terlibat kasus bukan perampokan tetapi pencurian dengan ancaman kekerasan karena pangaruh alkohol. 
 

“Bukan perampokan tapi pencurian dengan ancaman kekerasan karena pengaruh alkohol. Dia tidak merencanakannya melainkan menemukan pecahan botol didepan minimarket,” terangnya, Selasa (15/1).
 
Sebelumnya oknum jajaran Polda Bali berinisial Bripda Gede YKD (24) diduga nekat merampok minimart di Jalan Nakula Seminyak Kuta, Selasa (15/1) dini hari, dalam kondisi mabuk berat. Anggota yang bertugas di Polda Bali itu berhasil menggasak uang tunai hasil penjualan minimart sebesar Rp 441.000. Namun naas, pria yang tinggal di Jalan Kenyeri Denpasar berhasil dilumpuhkan oleh karyawan minimart, Gede Agus Suarjana. 
 
Bripda Gede YKD saat ini sudah ditahan di Polsek Kuta. Bahkan, pihak kepolisian juga sudah melakukan prarekontruksi yang berlangsung di depan Minimart di Jalan Nakula Seminyak, Kuta, Selasa (15/1) sekitar pukul 10.00 Wita. 
 
Sumber terpercaya menyebutkan, pria asal Seririt Buleleng ini awalnya sekitar pukul 00.00 dini hari, minum arak di depan HR. Dalam kondisi mabuk berat, ia kemudian jalan-jalan mengendarai motor Vario warna hitam dengan mengenakan sandal jepit, dan selanjutnya menuju Jalan Nakula Seminyak Kuta, sekitar pukul 03.30 dini hari. 
 
“Pelaku mengenakan helm, penutup wajah dan memakai jaket warna hitam dan berhenti di depan minimart di Jalan Nakula Seminyak Kuta,” bisik sumber di lapangan, Selasa (15/1). 
 
Tiba di depan Minimart di Jalan Nakula Seminyak Kuta, polisi yang bertugas di Pam Obvit Polda Bali itu melihat botol kosong dan dipecahkannya. Selanjutnya, botol yang pecah itu dibawa masuk ke dalam minimart dan digunakan menodong karyawan minimart, Gede Agus Suarjana. Sambil berkata “Keluarkan uangnya dari laci,” teriaknya sambil mengacungkan pecahan botol tersebut kepada karyawan. 
 
Karyawan Agus akhirnya mengeluarkan uang hasil penjualan minimart sebesar Rp 441.000 Wita. Parahnya, walau sudah menyerahkan uang, pelaku meminta lagi uang di kasir. Karyawan tersebut kemudian berpura-pura mengambil uang di tempat buku samping laci. 
 
Alhasil, buku yang tebal itu langsung dipukulkan ke pelaku. Akibat pukulan tersebut pelaku sempoyongan dan mencoba kabur keluar. Namun, karyawan asal Buleleng itu berhasil menangkap pelaku didepan pintu Minimart. 
 

Pelaku terus melawan dengan memukul botol pecah ke arah karyawan. Akibatnya, ibu jari korban mengalami luka berdarah. Meski tangannya luka, karyawan tersebut tetap memegang helm pelaku hingga terlepas. Sementara pelaku berusaha kabur dengan sepeda motor. 
 
“Karyawan itu melempar helm ke arah kepala pelaku dan pelaku terjatuh bersama sepeda motornya,” ujar sumber. 
 
Usaha pelaku untuk kabur sia-sia. Sebab, karyawan dan warga setempat berhasil menangkap pelaku dan menyerahkannya ke Polsek Kuta. Dalam kasus ini, Polisi mengamankan barang bukti diantaranya, sepeda motor Honda Vario, helm ARC warna unggu, 2 buah plat motor, 1 batu, 1 buah jaket, sepasang sandal jepit, kartu BRI, uang tunai Rp 441.000 dan STNK mobil DK 15210 XI ( mobil dinas). (bbn/spy/rob)


Rabu, 16 Januari 2019 | 09:30 WITA


TAGS: Polda Bali Oknum Polisi Pencurian Pengaruh Alkohol



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: