ITDC Latih Pedagang Pantai Nusa Dua Agar Jual Kuliner Standar Bintang 5

Sabtu, 08 Desember 2018 | 13:10 WITA

ITDC Latih Pedagang Pantai Nusa Dua Agar Jual Kuliner Standar Bintang 5

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Badung. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) melatih mitra binaannya, paguyuban pedagang pantai Nusa Dua  agar menjual produk kuliner dan layanan berstandar bintang Lima.
 

Kepala Divisi Operasional Nusa Dua ITDC, Made Pariwijaya mengatakan hal ini terwujud dalam pelatihan dan pembinaan kepada pedagang pantai dalam program Kemitraan Bina Lingkungan yang bergerak di bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan memasak (cooking class) dari pihak Indonesia Cheff Asociation. 
 
"Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan standar hospitality para pedagang pantai, meningkatkan semangat service excellence dan kualitas pelayanan sehingga tercipta kepuasan pelanggan dan meningkatkan nilai jual kawasan serta memberikan pembekalan terkait sanitasi makanan, cara produksi dan kualitas penyajian yang dapat dijual dengan nilai yang lebih tinggi," jelasnya.
 
Dilanjutkan, melalui pelatihan ini, kata dia, ITDC ingin para pedagang mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya, dalam memberikan penyajian food and beverage juga. Harapannya, kawasan mampu diimbangi layanan yang diberikan oleh masyarakat penyangga. 
 
"Untuk kali ini yang kita dilatih ada sekitar 30 orang dari 3 paguyuban, masing-masing jumlahnya 10 orang, yaitu paguyuban Sekar Sari, Peninsula dan Yasa Segara. Mereka ini merupakan bagian masyarakat Desa penyangga, yang akan melakukan cooking class dari tanggal 7 Desember hingga 22 Pebruari. Pelatihan dilakukan tiap hari jumat selama 3 jam, dengan lokasi di leher pulau Peninsula," paparnya.
 
Disampaikan, pelatihan tersebut sangat penting juga untuk menciptakan hubungan keseimbangan, kesetaraan dan pemerataan pendapatan di kawasan Nusa Dua. Sehingga tercipta hubungan yang saling melengkapi, sebab disadarinya ITDC tidak akan maju tanpa dukungan masyarakat penyangga. 
 
Melalui pelatihan tersebut, lanjutnya, kedepan menu masakan lokal di Nusa Dua akan terstandar, siapapun pedagang yang melayani diharapkan mampu menyajikan dengan standar yang terjaga. 
 
"Nantinya mereka akan menciptakan suatu menu khusus khas nusa dua, yang bisa diangkat sesuai karakteristik dan potensi wilayah. Sehingga orang akan teringat, ketika mereka datang ke Nusa Dua maka mereka wajib mengetahui menu khasnya," ujarnya.
 

Rencananya, pelatihan dan pembinaan dilaksanakan secara berkesinambungan, karena akan dibuatkan semacam Street Food Festival atau Balinese Festival. Mereka juga nantinya akan dilibatkan lebih banyak dalam even Nusa Dua Heritage Food Festival, Nusa Dua Fiesta dan even lainnya di Nusa Dua. Dengan demikian pulau Peninsula di Nusa Dua semakin atraktif dan berdampak pada hunian kawasan.
 
Sementara itu, Ketua LPM kelurahan Benoa, Wayan Ambara Putra berharap melalui pelatihan tersebut para paguyuban pedagang pantai bisa meningkatkan standar makanan dan pelayanannya. Selain menyangkut mutu, higienitas, kualitas penyajian makanan dan variasi makanan, pelatihan tersebut diharapkan semakin memperkaya menu varian makanan yang disajikan. Ia menghimbau agar menu yang disajikan pedagang sama, sehingga membuat kurang menarik bagi calon pembeli.
 
"Saya harap agar jangan makanan barat saja yang dilatih, tapi juga lokal tradisional yang tentunya sudah dimodifikasi lebih bagus. Dengan peningkatan standar, mutu kualitas, tanpa meninggalkan tradisi di Nusa Dua. Saya harap ini akan memberikan nilai plus bagi wisatawan dan bagi pedagang sendiri, serta menambah motivasi pedagang," pungkasnya. (bbn/aga/rob)


Sabtu, 08 Desember 2018 | 13:10 WITA


TAGS: ITDC Pelatihan Pedagang Pantai Nusa Dua Standar Bintang 5



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: