Penataan Pariwisata Bali Diharapkan Tidak Tumpang Tindih

Jumat, 14 September 2018 | 06:04 WITA

Penataan Pariwisata Bali Diharapkan Tidak Tumpang Tindih

istimewa

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Penataan pariwisata Bali kedepan diharapkan bisa berjalan dengan efektif dan tidak tumpang tindih. Dimana setiap kabupaten mampu melakukan pemasaran pariwisata sesuai dengan potensi yang dimiliki.

“Kalau bisa kita rancang sejak awal agar semua kabupaten bisa memasarkan pariwisata sesuai dengan potensinya masing-masing,” ujar Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat melakukan pertemuan dengan beberapa stakeholders pariwisata seperti Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten /Kota seluruh Bali dan anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Bali di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Kamis (13/9).

Pertemuan ini merupakan langkah awal yang dilakukan Wakil Gubernur Bali untuk melakukan penataan bidang kepariwisataan di Bali sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Wagub Cok Ace yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali,AA Gede Yuniartha Putra menggunakan kesempatan ini untuk menampung aspirasi awal dari para pemangku kepentingan pariwisata di Bali sebelum membahasnya dengan lebih detail dan merancang strategi ke depan. “Pada intinya Bapak Gubernur ingin mengetahui apa prioritas yang kita perlukan di bidang pariwisata,” kata mantan Bupati Gianyar ini.

Persoalan infrastruktur menjadi salah satu perhatian dalam rapat ini. Jumlah wisatawan yang terus meningkat membuat perlunya koneksi yang baik dari Bali Selatan ke semua kabupaten/kota di Bali. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali AA Yuniartha Putra, saat ini rata-rata 20 ribu wisatawan datang ke Bali setiap hari. Diharapkan ke depan anggaran yang ada di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota bisa lebih bersinergi untuk perbaikan infrastruktur penunjang pariwisata..[bbn/rlspemprov/mul]


Jumat, 14 September 2018 | 06:04 WITA


TAGS: Penataan Pariwisata Bali



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: