Bupati Mas Sumatri Resmikan PAM Dusun Belatung Saat Gunung Agung Erupsi

Kamis, 14 Juni 2018 | 10:30 WITA

Bupati Mas Sumatri Resmikan PAM Dusun Belatung Saat Gunung Agung Erupsi

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Karangasem. Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri hadiri acara peresmian melaspas, mendak toya dan pengaliran perdana PAM Dusun Belatung garapan Bumdes Arta Dharma Duta diwantilan Dusun Belatung, Desa Menanga, Rendang, Karangasem, Rabu (13/06).
 

Saat kegiatan peresmian berlangsung, secara tiba tiba, Gunung Agung mendadak erupsi dengan kolom abu setinggi 2000 meter dari puncak kawah Gunung Agung. Erupsi terjadi tepat disaat Bupati Karangaaem berpidato memberikan sambutannya.
 
"Ini artinya kita direstui," ujarnya disela sela sambutan yang dibacakannya.
 
Beberapa masyarakat yang hadir sempat berhamburan keluar untuk melihat peristiwa tersebut karena dari lokasi peresmian visual Gunung Agung kebetulan sangat jelas bisa teramati.
 
Kembali ke acara peresmian, dalam kesempatan tersebut Direktur Bumdes Artha Darma Duta, I Wayan Ardana mengatakan,  Desa Menanga memiliki potensi alam yang subur, selain itu panorama serta sumber daya air juga sangat melimpah. Hanya saja sampai saat ini belum bisa dimanfaatkan secara maksimal, justru malah banyak dimanfaatkan oleh wilayah lainnya.
 
Seperti  sumber daya air misalnya, memiliki mata air yang berlimpah namun justru masyarakat sendiri ada yang belum  menikmati air bersih seperti di Dusun Belatung, Batusesa dan Dusun Sukan. Berangkat dari hal tersebutlah terbesit harapan melalui Bumdes potensi desa bisa dimanfaatkan secara optimal seperti PAM Desa ini.
 
"Tujuan dari PAM ini sendiri semata-mata hanya untuk untuk mengatasi kekurangan air bersih. Sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan, menciptakan lapangan pekerjaan serta untuk menunjang PAD Desa Menanga," ujarnya.
 
Sementara itu, pendanaan pembuatan PAM Desa inj sendiri berasal dari dana Desa APBDes yang dianggarkan di tahun 2016 - 2017 sebesar Rp1,035 miliar dibagi dalam dua tahap 2016 sebesar Rp358 juta dan di tahun 2017 sebesar Rp677 juta.
 
Disamping itu, Air yang mampu dihasilkan PAM Desa ini mencapai 4 liter per detiknya cukup untuk melayani 300 sambungan, hanya saja saat ini dikeluarkan hanya 2,5 liter per detik untuk melayani 60 pelangla. Tentu dengan jumlah yang masih bisa terlayani tidak menutup kemungkinan pelanggan dari wilayah lain bisa mendapat pelayanan PAM desa ini.
 

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dalam acara tersebut mengatakan pihaknya mendukung upaya Desa Menangga melalui Bumdesnya mengembangkan PAM Desa. Pemerintah  akan rancang agar ada harga standar sehingga tidak terjadi persaingan harga. Ini juga dilakukan agar tidak ada istilah saling merugikan namun untuk justru akan meningkatkan perekonomian.
 
"Saya minta kepada camat dan yang lain segera merumuskan agar bisa bekerja sama dari tingkat bawah sampai tingkat atas dengan cara membuat MoU agar ada manfaat untuk kita bersama, dan semua masyarakat makmur bersama," kata Bupati Mas Sumatri.
 
Menurutnya, air merupakan komponen yang sangat penting karena menjadi kebutuhan pokok. Dengan kita bersama-sama kedepan agar mampu menuntaskan kemiskinan di Karangasem. Tentu apa yang dilakukan saat ini sejalan dengan program pemerintah pusat yakni membangun dari Desa dan pinggiran. Apa yang dilakukan Bumdes Manangga merupakan sebuah terobosan nyata pembagunan dari Desa. (bbn/igs/rob)
 
 
 


Kamis, 14 Juni 2018 | 10:30 WITA


TAGS: Gunung Agung Erupsi Bupati Karangasem PAM Dusun Belatung



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: