Usai Dugem, Oknum Ormas Pukul Anggota Sabhara Polda Bali

Kamis, 07 Juni 2018 | 21:10 WITA

Usai Dugem, Oknum Ormas Pukul Anggota Sabhara Polda Bali

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Kuta. Tempat hiburan Vi Ai Pi Bar di Jalan Legian Kuta, Kamis (7/6) dinihari ricuh. Seorang anggota polisi Sabhara Polda Bali, Bripda I Wayan Krisna Darmaja (22), menjadi korban pemukulan yang dilakukan 4 oknum anggota ormas di Bali. Empat pelaku dalam pengaruh alkohol sempat mengancam dan menantang berkelahi dengan pasukan Polri, sebelum akhirnya ditangkap Team Opsnal Reskrim Polsek Kuta.


Insiden penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 03.00 dinihari. Korban, Wayan Krisna Darmaja saat itu bersama dua rekannya anggota Polri, Bripka Kadek Yoga Pramana (20), Bripda Teguh Saputra (20) dan dua temanya dari sipil. Mereka datang ke Vi Ai Pi Bar di jalan Legian Kuta dan berada di dance floor.

Tiba-tiba pelaku Wayan Gunayasa menyenggol korban. Karena sebelumnya tidak ada masalah, korban bertanya kepada pelaku,” Kenapa ini ? “. Bukannya minta maaf, pria asal Tabu, Songan Kintamani Bangli itu malah memukul korban dan tepat mengenai pipi kiri.

Akibatnya korban merasakan pipinya sakit dan bengkak. Entah darimana datangnya, tiba tiba datang 3 pemuda berbadan kekar dan satunya langsung memeluk korban seraya mengatakan “Sudah, sudah, jangan ganggu dia, saya yang ngajak,” bebernya.

Tidak terima menjadi korban pemukulan, korban yang tinggal di Jalan Lembu Sora itu lalu mengatakan seorang anggota Polri. Mendengar penuturan tersebut, pelaku Wayan Gunayasa bukannya takut, malah naik pitam dan menantang.

“Saya tidak takut dengan anggota, nama saya Ngurah,” ujarnya seraya menyebut nama ormasnya. Pelaku kemudian berusaha mendekati korban untuk memukul, namun dipisah oleh security setempat.


Usai cekcok, pelaku Wayan Gunayasa pergi bersama rekan 3 temannya, Ngurah, Dek Ar dan Kadek Supadma dan 3 wanita meninggalkan Vi Ai Pi Bar. Tanpa sepengetahuan pelaku, anggota Sabhara Polda Bali ini dan teman temanya mengikuti rombongan pelaku dan diam-diam  menghubungi Polsek Kuta. Setelah mengejar hingga di Minimart di Jalan Dewi Sri Kuta, mereka kembali cekcok mulut di sana.

Pelaku Wayan Gunayasa yang merasa diikuti kembali marah. Dia  menantang dan mengancam akan membawa rekan-rekan ormasnya untuk berkelahi dengan pasukan polisi. Bahkan Ia juga sempat menghubungi teman-temannya melalui HP untuk segera datang ke Dewi Sri dan jangan membawa senjata.

Situasi pun kian memanas, setelah pelaku lainnya mengambil sebatang Bambu dan 2 besi stigger yang tidak jauh dari Minimart untuk memukul korban dan teman-temannya. Namun sebelum perkelahian terjadi, Team Opsnal Reskrim Polsek Kuta dipimpin Panit Reskrim Iptu Budi Artama datang dan mengamankan 4 pelaku saat akan pergi mengendarai mobil.

“Saat itu ada rekanya bernama Kadek Supadma menghalangi anggota Polisi dan mengajak berkelahi, langsung kami tangkap,” ujar sumber.
Setelah dibawa ke Mapolsek Kuta, empat pelaku mengakui perbuatannya memukul korban dengan tangan kosong. Polisi juga  mengamankan barang bukti berupa sebatang Bambu kering sepanjang 2 meter dan 2 batang besi.

Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya membenarkan pemukulan terhadap anggota polisi. Dia mengatakan empat pelaku sudah ditangkap dan kini masih menjalani pemeriksaan.

“Para pelaku ini anggota ormas. Mereka memiliki peran masing-masing, ada yang memukul korban, ada yang berusaha menyerang petugas dan ada yang membawa senjata bambu dan besi untuk mengeroyok korban. Mereka masih diperiksa,” tegasnya didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, (7/6). [bbn/spy/psk]


Kamis, 07 Juni 2018 | 21:10 WITA


TAGS: ormas pukul polisi



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: