BI Prediksi Kebutuhan Uang Tunai Jelang Hari Raya di Bali Meningkat 10,37 Persen

Jumat, 25 Mei 2018 | 21:00 WITA

BI Prediksi Kebutuhan Uang Tunai Jelang Hari Raya di Bali Meningkat 10,37 Persen

Beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Bank Indonesia (BI) memprediksikan kebutuhan uang tunai menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H di Bali meningkat sebesar 10,37 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun ini kebutuhan uang tunai diprediksikan mencapai Rp. 3,63 Triliun, yang terdiri dari uang pecahan besar Rp. 3,48 triliun dan uang pecahan kecil Rp. 148 miliar. Sedangkan kebutuhan uang tunai pada tahun sebelumnya mencapai Rp. 3,28 triliun.


Deputi Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali Azka Subhan A dalam rilis yang diterima redaksi pada Jumat (25/5) di Denpasar menyebutkan Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain rangkaian bulan Ramadhan dan hari libur Lebaran yang bertepatan dengan hari Raya Galungan dan Kuningan.

Selain itu akibat  bertepatan dengan pembayaran gaji dan THR bagi PNS/TNI/Polri dan jumlah hari libur yang lebih banyak (10 hari) dibandingkan tahun 2017 (9 hari).

Sebagai langkah antisipasi BI KPw Bali menyiapkan uang kartal sebanyak Rp. 6,04 triliun. Jumlah ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Pemenuhan kebutuhan uang kartal pecahan kecil akan dilayani melalui kegiatan layanan kas keliling BI bersama perbankan yang memiliki kendaraan layanan. Yakni BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Permata, Maybank, Bank CIMB Niaga, BJB, BPD Bali dan Bank Muamalat. Penukaran uang kecil bisa dilakukan pada tanggal 28 Mei, 31 Mei dan 4 Juni di Central Parkir Kuta dan 5 – 8 Juni di lapangan Puputan Badung (depan Museum Bali).


Guna pemerataan penukaran kepada masyarakat, maksimal penukaran akan dibatasi sebesar Rp. 4,4 juta per orang. Adapun jumlah pecahan untuk penukaran adalah pecahan Rp. 20.000,00 sebanyak Rp. 2.000.000,00, pecahan Rp. 10.000,00 sebanyak Rp. 1.000.000,00, pecahan Rp. 5.000,00 sebanyak Rp. 1.000.000,00 dan pecahan Rp. 2.000,00 sebanyak Rp. 400.000,00.

Selain melalui layanan kas keliling, layanan kas luar kantor juga dilakukan melalui layanan penukaran oleh 52 bank umum pada tanggal 28 Mei – 8 Juni, baik melalui program card to cash, book to cash maupun penukaran. Jumlah loket perbankan yang tersedia sebanyak 197 titik lokasi, tersebar di seluruh kabupaten/kota provinsi Bali. Jumlah loket tersebut meningkat sebesar 6,59 persen jika dibandingkan dengan tahun 2017 sejumlah 184 loket. [bbn/rlsBI/mul]


Jumat, 25 Mei 2018 | 21:00 WITA


TAGS: Kebutuhan Uang Tunai BI Bali



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: