Pelajar Curi HP untuk Bayar SPP

Kamis, 30 November 2017 | 11:00 WITA

Pelajar Curi HP untuk Bayar SPP

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Pelajar yang satu ini, nekat mencuri HP temannya hanya untuk membayar uang SPP. Dia pun berdalih bahwa orang tuanya sakit dan tidak bisa membayar. 
 
Pelajar SMA itu berinisial KW alias Ucis (18). Dia ketahuan mencuri HP dan gitar bolong di posko bantuan bencana Gunung Agung di Jalan Gunung Ringin nomor 13 Tegal Harum Denpasar. 
 
Tersangka yang tinggal di Jalan Gunung Lebah, Denpasar, mencuri HP dan gitar bolong milik mahasiswa, Wahyu Purnomo (20) yang sedang bertugas di posko bantuan bencana Gunung Agung. Peristiwa pencurian terjadi pada 29 Oktober 2017 sekitar pukul 05.00 wita. 
 
"Pelaku beraksi saat korban sedang tertidur di lantai," ujar Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aan Saputra mewakili Kapolsek Kompol Gede Sumena, Rabu (29/11). 
 
Dijelaskannya, Polisi membutuhkan waktu hampir sebulan mengungkap kasus ini. Pelaku ditangkap di Jalan Waturenggong, Panjer, Senin (27/11) sekitar pukul 15.00 wita. Korban Wahyu saat itu baru pulang dari sekolah. 
 
Setelah diinterogasi, barang korban sudah dijual kepada penadah seharga Rp 1,9 juta. "Pengakuannya uangnya dipakai untuk belanja dan membayar SPP. Dia mengaku terpaksa mencuri karena butuh uang belanja dan membayar SPP," ujar Iptu Aan. 
 
Selain mengamankan tersangka Ucis, polisi mengamankan tiga orang penadah yaitu YP (17), Sentosa (26) dan Indra Surya (23). "YP ini juga masih berstatus pelajar. HP dan gitar korban sudah diamankan sebagai barang bukti," ujarnya. 
 
Iptu Aan menambahkan, khusus KW dan YP yang masih berstatus pelajar proses hukumnya dilakukan secara diversi atau penyelesaian perkara diluar peradilan pidana. [spy/wrt]


Kamis, 30 November 2017 | 11:00 WITA


TAGS: pencurian pelajar



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: